Berdamai dengan Badai

Berdamai dengan Badai

Author: Andrei Aksana

Category: Romance

Badai itu tak kunjung reda… sampai ia memilih untuk menghadapinya.

Terjebak dalam lingkaran kekerasan verbal sejak kecil, Hanna Artiany berpikir pernikahan dengan Arya Saputra adalah satu-satunya jalan keluar. Namun, di negeri asing, ia justru menemukan dirinya kembali terperangkap—kali ini dengan anak-anak yang harus dilindungi dari suaminya sendiri.

Saat putra sulungnya meminta Hanna untuk pergi, ia tahu tak bisa lagi bertahan. Keberaniannya menghadapi badai demi masa depan yang lebih baik, membawa Hanna bertemu kembali dengan Gani—seseorang dari masa lalu yang mengulurkan tangan untuk membantu sekaligus menawarkan cinta yang tak pernah padam.

No. GM :
625172003
ISBN :
978-602-06-8273-0
Price :
Rp 99,000
Total Pages :
312 pages
Size :
13,5 x 20 cm
Published :
07 May 2025
Format :
Soft Cover
Category :
Romance
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Andrei Aksana

Andrei Aksana pertama kali memulai debutnya sebagai penulis novel di tahun 1992, dengan meluncurkan Mengukir Mimpi Terlalu Pagi. Ia adalah cucu pujangga Sanoesi Pane dan Armijn Pane, dan merupakan anak kedua novelis Nina Pane dan Jopie Boediarto. Kakek buyutnya adalah Sultan Pangurabaan Pane, pendiri surat kabar Surya di Tapanuli, penulis roman Tolbok Haleon, dan pengelola kelompok musik tradisional uning-ungingan. Ketika dianggap jadi penulis hanya bermodalkan faktor keturunan, ia berkomentar, \\\\\\\"Buat saya, bakat hanya 1%, selebihnya adalah kerja keras dan keringat.\\\\\\\" Lelaki kelahiran 19 Januari ini memang lekat dengan dunia seni sejak kanak-kanak. Puisi pertamnya dimuat di majalah Zaman, sedangkan cerpen pertamanya dimuat di majalah Kawanku. Selain itu ia selalu menyabet penghargaan untul lomba baca puisi dan lomba menyanyi. Setelah menerbitkan novel perdananya pria lajang ini absen cukup lama karena serius menekuni kuliah-kuliah di Universitas Udaya, hingga lulus menjadi Sarjana Seni, Desain Grafis. Come backnya ditandai dengan noverl berjudul Abadilah Cinta, yang menjadi fenomena sejarah pembukuan di Indonesia. Novel pertama di dunia yang memiliki soundtrack, dan berhasil dicetak ulang dalam waktu 5 hari! dan sang penulis sendiri yang menyanyikannya. Kesuksesan ini langsung disusul dengan novel berikutnya Cinta Penuh Air Mata yang mengusung konsep karya multidimensi Novel Soundtrack Video klip. Novel ini berdasarkan kisah nyata yang dituturkan oleh selebriti terkemuka, dan sebelumnya belum pernah diungkap atau dipublikasikan di media massa. \\\\\\\"Saya punya misi idealis, dan akan melakukan terhadap buku. Karena membaca memperkaya imajinasi, sehingga bisa melahirkan generasi yang kreatif. Di tengah kesibukannya sebagai marketing director di perusahaan retail internasional, ia tetap menyempatkan diri untuk menulis. Bahkan lelaki yang mahir berbahasa Perancis ini dipercaya menjadi dewan juri Festival Sinema Prancis 2003.