Penguatan Koperasi Merah Putih Melalui Produk Lokal Berbasis Merek Kolektif
Author: Dr. Dewi Tenty Septi Artiany, S.H., M.H., M.Kn
Category: Business & Economic
Mengapa koperasi yang disebut sebagai sokoguru perekonomian justru terus berada di pinggir panggung? Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah koperasi terbanyak di dunia. Namun, sebagian besar koperasi berjuang untuk bertahan hidup, terimpit oleh tata kelola yang rapuh, daya saing usaha yang lemah, dan tekanan pasar yang kian kompetitif.
Penguatan Koperasi Merah Putih melalui Produk Lokal Berbasis Merek Kolektif menelusuri perjalanan koperasi di Indonesia dan menunjukkan bahwa kemajuan koperasi ditentukan bukan pertama-tama oleh kuantitas, melainkan kualitas sumber daya manusia, tata kelola, orientasi usaha, pengembangan produk, dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman.
Secara khusus, buku ini mengangkat merek kolektif sebagai instrumen strategis untuk memperkuat koperasi. Merek kolektif menjadi identitas ekonomi yang merepresentasikan standar mutu, nilai etis, dan komitmen kolektif para anggotanya. Dengan merek kolektif, koperasi membangun kepercayaan, reputasi, dan posisi tawar yang lebih kuat di pasar, sekaligus menjadi sarana pemberdayaan ekonomi rakyat yang berkelanjutan.