Prie GS
Prie GS
Prie GSmengawali kariernya sebagai wartawan di harian Suara Merdeka, Semarang. Tetapi, seniman dan budayawan adalah sebutan yang kini melekat padanya. Walaupun pernah memperdalam piano dan gitar klasik, \\\\\\\"Musik bukan jalan hidup saya,\\\\\\\" katanya. Hingga kini ia menjadi kartunis dan pernah melakukan pamaren di Tokyo, Jepang, atas undangan The Japan Foundation. \\\\\\\"Kartun menjadi rekreasi yang sehat untuk mental saya,\\\\\\\" katanya. Di Jepang, ia sempat berdiskusi satu meja dengan para komikus dan animator top negeri itu.

Books