Magdalena Sitorus
Magdalena Sitorus

Sejak 1995, Magdalena Sitorus bergelut dalam berbagai upaya memperjuangkan hak-hak anak dan perempuan. Bersama rekan sesama aktivis, ia terlibat dalam pembahasan RUU Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga yang disahkan menjadi UU pada tahun 2004. Ia dikaruniai empat anak dari pernikahan dengan mendiang aktivis HAM, Asmara Nababan. Saat ini ia menjabat sebagai ketua Sahabat Perempuan dan Anak Indonesia serta terlibat dalam kepengurusan berbagai jaringan terkait isu anak dan perempuan. Daun Putri Malu adalah novel keduanya setelah Semua Ada Waktunya.

Books