Pendekar Pemanah Rajawali 12 - Sia Tiauw Eng Hiong

Pendekar Pemanah Rajawali 12 - Sia Tiauw Eng Hiong

Author: Chin Yung

Category: History

DALAM usahanya menghalangi rombongan Wanyen Lieh mencuri surat wasiat Gak Bu Bok, Kwee Ceng luka parah terkena pukulan kuntau Kodok Auwyang Hong dan tikaman belati Yo Kang pada pinggangnya. Kedua orang ini mengira Kwee Ceng pasti mati karena lukanya. Di dalam ruang rahasia di penginapan Sa Kouw, Kwee Ceng dibantu Oey Yong berusaha menyembuhkan diri dengan cara mengobati luka dari kitab Kiu Im cin Keng. Cara pengobatan itu berat, karena tak boleh terputus selama tujuh hari tujuh malam. Banyak peristiwa mereka saksikan selama tujuh hari itu, karena rombongan Wanyen Lieh bersama Auwyang Kongcu yang lumpuh pun menginap di situ. Pada hari kedua muncul Thia Yauw Kee. Nona ini pernah ditolong Kwee Ceng dan tak bisa melupakan pemuda itu. Maka ia datang di dusun Gu-kee-cun untuk mencari. Di penginapan Sa Kouw itu ia bertemu Liok Koan Eng yang juga mencari Kwee Ceng. Oey Yok Su yang kemudian juga muncul, melihat kedua muda-mudi ini saling tertarik. Sesuai dengan julukannya si Sesat Timur yang tak pernah mengindahkan adat-istiadat, dia mendesak untuk segera menikahkan keduanya.

No. GM :
0
ISBN :
979-605-601-1
Price :
Rp 5,000
Total Pages :
0 pages
Size :
11 x 18
Published :
01 January 1997
Format :
Softcover
Category :
History
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Chin Yung

Louis Leung-yung Cha, yang menggunakan nama samaran Jin Yong (Chin Yung), lahir di Hangzhou, Provinsi Zhejiang 1924. Ia pernah menimba ilmu di Fakultas Bahasa Asing, Chungking Central University, lalu pindah ke Fakultas Hukum Jurusan Hukum Internasional, Dongwu University. Ia mulai menulis buku fiksi sejak tahun 1995. Sebelumnya ia pernah bekerja sebagai penerjemah dan copy editor di surat kabar Ta Kung Pao dan Hsin Wan Pao, sutradara dan penulis skenario di Great Wall Movie Enterprises Ltd. dan Phoenix Film Co, penulis naskah sandiwara dan kritik film di Enchoulu. Sampai kini, buku-bukunya masih digemari berbagai kalangan di banyak negara. Puluhan film layar dan film seri TV dibuat berdasarkan karya-karyanya. Tahun 1959 ia mendirikan surat kabar Ming Pao hingga menjadi sangat sukses. Tahun 1993 ia mengundurkan diri dari jurnalisme. Dalam bidang politik, ia pernah menjabat sebagai anggota eksekutif Komite Perancang Hukum Dasar dan Komite Penasihat Hong Kong SAR (1985-1989). Ia juga ditunjuk menjadi anggota Komite Persiapan Hong Kong SAR (Desember 1995). Ia menganugerahi gelar profesor kehormatan di Beijing University (Oktober 1994) dan di Zhejiang University (1996). Ia juga mengepalai Humanity Colloge of Zhejiang University.