Membangkitkan Etos Profesionalisme

Membangkitkan Etos Profesionalisme

Author: Andrias Harefa

Category: Self-Improvement

Konosuke Matsushita pernah mengatakan, \"Setiap perusahaan, betapapun kecilnya, harus mempunyai tujuan-tujuan yang jelas selain mengejar keuntungan. Jika para karyawannya memahami bahwa mereka tidak hanya bekerja demi sesuap nasi, mereka akan termotivasi untuk bersama-sama bekerja keras untuk mewujudkan tujuan perusahaan mereka. Bila proses ini terjadi, mereka akan mulai tumbuh sebagai manusia, sebagai warga negara, dan sebagai orang bisnis yang profesional. \"Karena itulah dunia bisnis perlu melakukan reformasi sesuai tuntutan zaman.

Apa agenda utama dalam reformasi dunia bisnis? Apa perbedaan antara etika, etiket, dan etos kerja bisnis? Apa itu manajemen profetis? Adakah bisnis yang baik (bermoral) dan bisa dikembangkan menjadi profesi luhur?

Bagaimana membangkitkan etos profesionalisme dan menjadi perusahaan yang mampu bertahan dalam jangka panjang? Apa perbedaaan antara pekerjaan, jabatan, karier, dan profesi? Bagaimana sosok anatomi: jiwa profesionalisme itu? Apa hubungannya dengan antusiasme dan proaktivitas yang sering disebut sebagai kunci sukses pribadi dan organisasi?

Itulah pertanyaan-pertanyaan yang dijawab dalam buku ini. Dengan membaca buku ini, Anda dapat menganalisis kinerja pribadi (sebagai karyawan, manajer, eksekutif, menteri, anggota, dan calon anggota DPR/MPR, bahkan Presiden) dan organisasi (perusahaan, asosiasi profesi, kejaksaan, kepolisian,dsb)

Di tengah arus deras reformasi dam proses demokrasi yang kian matang, buku ini menjadi bacaan wajib bagi siapa pun yang ingin maju dan memaksimalkan seluruh potensi dirinya.

No. GM :
0
ISBN :
979-22-1033-4
Price :
Rp 27,500
Total Pages :
0 pages
Size :
11 x 18
Published :
03 November 2004
Format :
Softcover
Category :
Self-Improvement
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Andrias Harefa

Andrias Harefa dilahirkan di Curup, 6 September 1964. Drop Out dari Fakultas Hukum UGM, ia memulai kariernya sebagai jurnalis independen (1987-1989) dan kemudian sempat berkarier sebagai HRD Consultant dilingkungan Dale Carnegie Training Indonesia (1990-1998). Kemudian ia memutuskan untuk mendedikasikan hidupnya dalam bidang pembelajaran, kepemimpinan, dan kewirausahawan. Sejak September 1998 hingga kini, bermodalkan ide-ide keatif, ia ia telah menuliska 20-an buku di tiga bidang pengabdiannya itu, dan separuhnya masuk kategori best seller. Salah satu cita-citanya adalah menuliskan 100 buku sebagai warisan bagi generasi penggantinya kelak.