Prajurit Yang Bodoh

Prajurit Yang Bodoh

Author: Sobron Aidit

Category: Short Stories

Sobron Aidit menulis tentang bermacam-macam karakter anggota PKI dalam kehidupan sehari-hari. Ada cerita tentang dokter lulusan luar negeri yang kembali ke tanah air dan merasa risih karena tinggal di gang kumuh bersama barisan revolusioner. Ada cerita tentang nelayan miskin yang berhasil membangun desanya setelah ikut barisan tani. Ada cerita tentang seorang kader partai yang munafik. Ada cerita tentang seorang perempuan mantan pemimpin sebuah kolektif yang selalu berusaha tampil kritis tetapi lama-lama jadi nyinyir. Ada cerita tentang bagaimana sulitnya mendapat KTP baru bertandakan `Bebas dari G/30S/PKI`, dan cerita-cerita lainnya yang pada masa Orde Baru tidak mungkin diceritakan. Dengan kata lain, dalam cerpen ini Sobron mau bilang; PKI juga manusia...

No. GM :
0
ISBN :
979-22-2104-2
Price :
Rp 20,000
Total Pages :
0 pages
Size :
14 x 21
Published :
17 May 2006
Format :
Softcover
Category :
Short Stories
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Sobron Aidit

Sobron Aidit lahir di Belitung (Sumatra Selatan), 2 Juni 1934. Sobron Aidit, sarjana Jurusan Sinologi dari Universitas Indonesia, mulai mengarang sejak usia 13 tahun. Karangannya yang pertama, cerpen berjudul “Kedaung”, dimuat di majalah Waktu (Medan, 1948). Secara kebetulan, ketika bersekolah di Jakarta, Sobron Aidit tinggal bersama Chairil Anwar, sehingga minatnya terhadap kesusastraan semakin terasah. Sobron Aidit pernah memenangkan hadiah sastra dari majalah Kissah/Sastra (1955-1956) untuk cerpennya “Buaya dan Dukunnya” dan harian Kebudayaan (1961) untuk cerpennya “Basimah”. Sejumlah karyanya telah diterjemahkan ke bahasa Rusia, Tionghoa, Inggris, Bulgaria, Belanda, Jerman, dan Perancis. Sekarang Sobron Aidit tinggal di Paris, Perancis.