Khasiat Makanan Mentah

Khasiat Makanan Mentah

Author: Andreas Leomitro Kasih

Category: Diet & Health

Mengonsumsi makanan mentah sebenarnya sudah dikenal di Indonesia, misalnya saja karedok atau lalapan. Diet makanan mentah merupakan salah satu pola makan yang menjunjung tinggi gerakan back to nature. Inilah keunggulan diet ini dibandingkan dengan pola makan lainnya.

Manfaat lainnya tak hanya sekadar menjaga kelangsingan tubuh. Makanan mentah membuat kulit terlihat lebih muda dan menarik, tubuh lebih sehat, lebih berenergi, stamina meningkat, serta bau badan dan bau mulut hilang. Dan yang paling penting, diet ini juga mencegah terjadinya penyakit gaya hidup yang kerap dijumpai pada saat ini, seperti penyakit jantung, kanker, aterosklerosis, dan stroke. Jadi, sebetulnya diet makanan mentah ini benar-benar langkah nyata menuju kehidupan yang lebih prima.

Dalam buku ini juga akan dijelaskan mengenai karakteristik dan khasiat makanan mentah, disertai penjelasan mengenai kandungan vitamin dan nutrisinya. Tak lupa aneka resep lezat yang mudah dibuat akan melengkapi buku ini. Resep-resep ini sudah dimodifikasi sesuai dengan selera Indonesia.

No. GM :
0
ISBN :
978-979-22-3546-3
Price :
Rp 65,000
Total Pages :
0 pages
Size :
13.5 x 20
Published :
07 August 2008
Format :
Softcover
Category :
Diet & Health
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Andreas Leomitro Kasih

ANDREAS LEOMITRO KASIH lahir di Jakarta 28 Maret 1985. Setelah menyelesaikan pendidikan di SMA Kanisius Jakarta, penulis melanjutkan pendidikan di Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB dan lulus pada tahun 2007. Penulis pernah . melakukan riset \\\\\\\"Ekstraksi Komponen . Antioksidan dan Antibakteri dari Biji Lotus (Nelumbium Nelumbo)\\\\\\\" di bawah bimbingan Prof. Dr. Ir. Made Astawan, MS (penulis pertama buku ini). Penulis pernah memperoleh sejumlah penghargaan, di antaranya Juara III kompetisi penulisan artikel ketahanan pangan tingkat nasional PWI (Pusat Wartawan Indonesia) tahun 2006. Penulis juga pernah menjadi kontributor kolom IPTEK dan fiksi di sejumlah surat kabar 2004-2005, di antaranya Koran Tempo dan Suara Pembaharuan.