Sang Dokter Yunani

Sang Dokter Yunani

Author: Sarah Morgan

Category: Harlequin

Elizabeth Westerling, Libby, menetapkan faktor bajingan sebagai standar resmi perilaku pria. Menurutnya semakin tampan seorang pria semakin tinggi faktor bajingannya. Karena itu ketika dalam acara penggalangan dana rumah sakit, ada pria asing memesona menjadi penawar tertinggi untuk berkencan dengannya, ia memutuskan pria itu bukan orang yang bisa dipercaya.

Sayangnya, rencana Libby untuk menghindari pria itu tidaklah berjalan lancar. Pria itu, Dr. Andreas Chistakos, ternyata dokter baru di rumah sakit tempatnya bekerja. Tekad Libby menjauhi pria itu semakin mendapat tantangan ketika ia menyadari Andreas ternyata bukan hanya dokter anak yang luar biasa, tapi juga memiliki gelar PhD. dalam hal berciuman. Andreas mengaku selalu mendapatkan apa pun yang diinginkannya, dan kali ini sang dokter Yunani mengincar hati Libby....

No. GM :
0
ISBN :
978-979-22-4610-0
Price :
Rp 33,000
Total Pages :
0 pages
Size :
11 x 18
Published :
26 May 2009
Format :
Softcover
Category :
Harlequin
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Sarah Morgan

Sarah lahir di Wiltshire dan mulai menulis ketika berusia delapan tahun. Karyanya saat itu berupa biografi hamster peliharaanya. Pada usia 18 tahun, dia pergi ke London untuk mengikuti pelatihan sebagai suster di salah satu rumah sakit di London dan dia mendeskripsikan saat itu sebagai masa-masa yang penuh kebahagiaan! Dia mengaku paling suka bagian UGD, karena merasa pekerjaan di sana sangat menantang dan menyenangkan. Saat ini, ketertarikan Sarah telah berganti dari hamster ke pria, dan dia mulai menulis fiksi romantis. Naskah lengkap pertamanya, ditulis setelah kelahiran anak pertamanya, ditolak oleh Mills and Boon, tapi mendapat komentar sangat positif. Jadi, Sarah mencoba lagi dan setelah tiga kali mencoba dia akhirnya berhasil. Naskahnya yang berjudul Worth The Risk diterima tanpa perubahan. Dia mendeskripsikan surat penerimaan itu sebagai hal terbaik dalam hidupnya setelah bertemu suami dan melahirkan kedua anaknya. Sarah masih bekerja paruh waktu di bidang yang berhubungan dengan kesehatan dan menghabiskan sisa waktunya bersama keluarga serta berusaha menyelipkan kegiatan menulis kapan pun dia bisa.