Pelangi di Akhir Badai

Pelangi di Akhir Badai

Author: Adriana S. Ginanjar

Category: Self-Improvement

Perjalanan panjang dan berat yang harus dilewati para istri dalam menghadapi perselingkuhan suami mendorong Adriana Ginanjar untuk menulis buku ini. Ia melihat para istri amat terbantu bila sejak awal telah memperoleh informasi yang tepat mengenai dampak perselingkuhan bagi mereka. Penjelasan tentang hal-hal apa saja yang akan mereka hadapi membuat mereka lebih siap menghadapi berbagai gejolak emosi yang akan terjadi. Dan sesuai judulnya, Pelangi di Akhir Badai memberikan harapan baru bagi utuhnya kembali perkawinan mereka yang diguncang perselingkuhan

Agar dapat menjadi pendamping dalam proses kesembuhan, buku ini disusun berdasarkan tahapan yang umumnya dilalui para istri. Di bagian awal dibahas hal-hal yang berkaitan dengan perselingkuhan: mitos-mitos, perbedaan perselingkuhan pria dan wanita, ciri-ciri perselingkuhan, dan beragam tipe perselingkuhan. Selanjutnya, pada bagian kedua diuraikan tentang tanda-tanda suami yang berselingkuh dan cara mengonfrontasi suami tentang perselingkuhan yang dilakukan. Masa-masa tersulit dalam kehidupan istri, yaitu trauma perselingkuhan, dibahas secara mendalam di bagian ketiga. Selanjutnya adalah pembahasan tentang proses pemulihan yang merupakan proses paling penting menuju masa depan yang lebih bahagia. Seluruh pembahasan dalam buku ini dilengkapi contoh yang berasal dari kasus-kasus yang ditangani Adriana sebagai konselor pernikahan dan keluarga.

No. GM :
0
ISBN :
978-979-22-4760-2
Price :
Rp 35,000
Total Pages :
0 pages
Size :
13.5 x 20
Published :
30 July 2009
Format :
Softcover
Category :
Self-Improvement
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Adriana S. Ginanjar

ADRIANA S. GINANJAR psikolog lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia yang sejak kuliah telah tertarik menjadi konselor perkawinan. Pada tahun 1990, setahun setelah lulus, ia mulai bekerja sebagai konselor di Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum untuk Keluarga dan Wanita (LKBHuWK).

Merasa kemampuannya membantu pasangan yang bermasalah masih amat terbatas, ia kemudian melanjutkan studinya ke level S2 pada program Marriage and Family Therapy di Purdue University, West Lafayette, Amerika Serikat. Setelah meraih gelah Master of Science, Adriana kembali ke almamaternya dan menjadi staf pengajar pada tahun 1994. Kariernya sebagai konselor masalah perkawinan dan keluarga terus berjalan sampai akhirnya ia punya praktik pribadi sejak tahun 2000.

Klien yang ditanganinya semakin beragam setelah ia juga mendalami bidang autisme, sebagai usaha memberikan penanganan terbaik bagi anak pertamanya yang tergolong autistik. Pada tahun 2007, ia berhasil memperoleh gelar Doktor dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dengan mengangkat topik autisme untuk disertasinya.

Kini Adriana masih terus berpraktik sebagai konselor yang menggunakan pendekatan Terapi Keluarga. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Koordinator Klinik Terpadu di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Kesibukan lainnya adalah menjadi direktur Sekolah Mandiga yang memberikan pendidikan khusus bagi anak-anak autistik.

Alamat praktik:
1. Jl. Mulawarman no. 3, Kebayoran Baru, Jakarta 12110 (Telepon: 7220153)
2. Klinik Terpadu Fakultas Psikologi UI, Kampus UI, Depok 16424 (Telepon: 7270004 dan 7863523 ext 1706)

Email:
adriana.ginanjar@yahoo.com