Sang Dokter Playboy

Sang Dokter Playboy

Author: Sarah Morgan

Category: Harlequin

Untuk Dr. Joanna Weston, pekerjaan adalah segalanya. Para pasien di tempat praktik kecil di pedesaan Devon mengisi hari-harinya tanpa menyisakan sedikit pun waktu istirahat, terutama ketika partner seniornya harus pergi ke luar negeri untuk waktu yang belum bisa ditentukan. Meskipun awalnya berharap banyak, Joanna sangat kecewa ketika dokter pengganti akhirnya datang.

Dengan mengendarai mobil sport mewah---yang jelas tak sesuai dengan jalanan pedesaan---Dr. Seb Macaulay memang akan jadi bahan gosip terbaru di Devon. Tapi Joanna tahu Dr. Macaulay takkan bisa bekerja dengan baik. Sejak mengenalnya di sekolah kedokteran, Joanna tahu Seb hanya bisa bersenang-senang. Apalagi ketika Joanna tahu bahwa setiap hari Seb ditelepon oleh wanita yang berbeda! Joanna yakin dokter playboy yang arogan ini takkan bertahan lama, tapi mungkin saja Joanna salah. Terutama setelah tanpa sengaja pria itu melihat Joanna berkuda, dengan rambut pirang yang tergerai bebas...

No. GM :
0
ISBN :
978-979-22-5585-0
Price :
Rp 33,000
Total Pages :
0 pages
Size :
11 x 18
Published :
06 April 2010
Format :
Softcover
Category :
Harlequin
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Sarah Morgan

Sarah lahir di Wiltshire dan mulai menulis ketika berusia delapan tahun. Karyanya saat itu berupa biografi hamster peliharaanya. Pada usia 18 tahun, dia pergi ke London untuk mengikuti pelatihan sebagai suster di salah satu rumah sakit di London dan dia mendeskripsikan saat itu sebagai masa-masa yang penuh kebahagiaan! Dia mengaku paling suka bagian UGD, karena merasa pekerjaan di sana sangat menantang dan menyenangkan. Saat ini, ketertarikan Sarah telah berganti dari hamster ke pria, dan dia mulai menulis fiksi romantis. Naskah lengkap pertamanya, ditulis setelah kelahiran anak pertamanya, ditolak oleh Mills and Boon, tapi mendapat komentar sangat positif. Jadi, Sarah mencoba lagi dan setelah tiga kali mencoba dia akhirnya berhasil. Naskahnya yang berjudul Worth The Risk diterima tanpa perubahan. Dia mendeskripsikan surat penerimaan itu sebagai hal terbaik dalam hidupnya setelah bertemu suami dan melahirkan kedua anaknya. Sarah masih bekerja paruh waktu di bidang yang berhubungan dengan kesehatan dan menghabiskan sisa waktunya bersama keluarga serta berusaha menyelipkan kegiatan menulis kapan pun dia bisa.