Kesetiaan pada Tao Membawa Keabadian Bagi Li Qing

Kesetiaan pada Tao Membawa Keabadian Bagi Li Qing

Author: Feng Meng Long

Category: Self-Improvement

Berkat kesetiaannya pada ajaran Tao, seorang lelaki tua berhasil mencapai kebijaksanaan dan keabadian dalam hidupnya. Tak hanya itu, sebagai tabib, dia juga telah banyak membantu sesama. Inilah tema utama dari cerita pendek Kesetiaan pada Tao Membawa Keabadian bagi Li Qing yang hadir bersama 12 cerita lainnya di buku ini.

Keseluruhan cerita pendek di buku ini bagian dari Kisah-Kisah untuk Menyadarkan Dunia yang aslinya berjudul Xingshi hengyan, ditulis oleh Feng Menglong dan diterbitkan pertama kali di Suzhou pada 1627. Total ada 40 cerita pendek dalam Xingshi hengyan yang diterbitkan dalam tiga volume. Seluruh kisah ini diterjemahkan Shuhui dan Yunqin Yang yang sebelumnya telah menerjemahkan kumpulan kisah Feng Menglong lainnya, yaitu Kisah-Kisah Lama dan Baru (Gujin xiaoshuo; 1620 atau 1621) atau yang juga dikenal sebagai Petunjuk Bagi Dunia (Yushi mingyan), dan Kisah-Kisah untuk Memperingatkan Dunia (Jingshi tongyan; 1624). Kedua kumcer tersebut sudah diterbitkan dalam bahasa Indonesia.

Kumcer pertama, Gujin xiaoshuo atau Yushi mingyan, terbit dalam dua volume.
+ Kumpulan Kisah Klasik Dinasti Ming: Bertemunya Kembali Naga dan Harimau
+ Kumpulan Kisah Klasik Dinasti Ming: Zhang Shunmei Bertemu Gadis Cantik di Festival Lentera

Kumcer kedua, Jingshi tongyan, diterbitkan dalam dua volume.
+ Kumpulan Kisah Klasik Dinasti Ming: Kisah Belut Emas
+ Kumpulan Kisah Klasik Dinasti Ming: Kaisar Taizu Menyelamatkan Si Jelita Jingniang

Feng Menglong (1574-1646) adalah pakar nomor satu sastra populer pada zamannya, dan terkenal lewat tiga kumpulan cerpen yang secara kolektif sering disebut Sanyan.

No. GM :
0
ISBN :
978-979-22-6615-3
Price :
Rp 95,000
Total Pages :
0 pages
Size :
15 x 23
Published :
25 January 2011
Format :
Softcover
Category :
Self-Improvement
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Feng Meng Long

pakar nomor satu sastra populer di zamannya, paling dikenal untuk karya klasiknya yang sering diacu secara kolektif sebagai Sanyan, atau 3 kumpulan cerpen daerah, di mana buku ini merupakan koleksi pertamanya