Pandangan Kritis Seorang Hakim dalam Penegakan Hukum di Indonesia

Pandangan Kritis Seorang Hakim dalam Penegakan Hukum di Indonesia

Author: Dr. Binsar M. Gultom, SH, SE, MH

Category: Law

Buku Pandangan Kritis Seorang Hakim ini mengupas dan mengkritik berbagai penegakan hukum yang “mandul”, baik terhadap sikap Komisi Yudisial maupun Mahkamah Agung. Buku ini juga mengupas tuntas prinsip profesionalitas hakim dalam memutus perkara terkait kode etik perilaku hakim maupun penyalahgunaan wewenang Jaksa Agung menggunakan hak oportunitasnya untuk mendeponeering suatu perkara.

Untuk penegakan hukum di bidang hak asasi manusia (HAM), penulis mengkritik pemerintah RI yang cenderung menutup-nutupi berbagai kasus pelanggaran HAM masa lalu dan sekarang. Padahal, sesungguhnya pemerintah bisa dan mampu menyelesaikan semua itu asalkan aparatur penegak hukum memiliki kemauan dan keberanian. Termasuk pemberantasan korupsi yang mewabah dan mengenai putusan pemidanaan oleh Pengadilan yang tidak memerintahkan terdakwa ditahan telah dibahas Penulis secara tuntas dalam buku ini.

Sebagai seorang hakim dan akademisi (dosen) penulis telah memformulasikan solusi penyelesaiannya dalam bentuk pemikiran yang sehat dan rasional dalam buku sederhana ini.

No. GM :
0
ISBN :
978-979-22-8431-7
Price :
Rp 53,000
Total Pages :
0 pages
Size :
15 x 23
Published :
05 July 2012
Format :
Softcover
Category :
Law
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Dr. Binsar M. Gultom, SH, SE, MH

Dr. Binsar Gultom, SH, SE, MH., lahir di Sibolga, 7 Juni 1958, setelah menamatkan pendidikan sekolah menengah atasnya, SMA Subsidi Katolik, di kota kelahirannya, ia melanjutkan pendidikannya di S1 Universitas Atmajaya Yogyakarta, Hukum Pidana. Lulus 1985, ia meneruskan lagi pendidikannya berturut-turut di STIE Jagakarsa, Jakarta Selatan, jurusan Manajemen (lulus 1994); S2 Sekolah Tinggi Ilmu Hukum "IBLAM" Jakarta, jurusan Business Law (lulus 2003); S3/Doktor Pascasarjana Ilmu Hukum Universitas Sumatera Utara (lulus 2010)



Sekarang, ia bekerja sebagai Hakim Madya Muda di Pengadilan Negeri Kelas IA Bengkulu, dan Hakim HAM di Pengadilan HAM Ad Hoc Jakarta.