Pola dan Akar Korupsi

Pola dan Akar Korupsi

Author: Prof. Etty Indriati, Ph.D

Category: Self-Improvement

Telaah tentang korupsi kadang amat pincang karena terlalu berfokus hanya pada para individu pelaku korupsi. Sesungguhnya, korupsi tidak muncul secara acak dan insidental, karena para koruptor itu merupakan bagian dari jaringan yang memiliki pola. Karena itu, korupsi bersifat sistemik dan dapat direkonstruksi polanya.

Buku Pola dan Akar Korupsi ini diangkat dari hasil penelitian Prof. Etty Indriati saat menjadi peneliti tamu di Yale University, USA, dan kursus di International Anti-Corruption Academy, Austria. Latar belakangnya di bidang antropologi forensik yang terlatih merekonstruksi identitas manusia dari serpih tulang korban bom dan bencana serta manusia purba mengantar penelitian untuk merekonstruksi pola praktik korupsi. Berpedoman buku ini, sesungguhnya mega corruption pun dapat diusut dan ditemukan para pelakunya.

Para pegiat demokrasi dan good governance, aktivis transparansi, dan pembela kepentingan publik akan amat terbantu oleh buku ini. Para (calon) politisi dan pejabat publik tak layak berkiprah dalam karir dan jabatan mereka tanpa mengetahui isi buku ini.

No. GM :
0
ISBN :
978-602-03-0283-6
Price :
Rp 75,000
Total Pages :
0 pages
Size :
14 x 21
Published :
27 March 2014
Format :
Hard Cover
Category :
Self-Improvement
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Prof. Etty Indriati, Ph.D

Etty Indriati, Ph.D., adalah Fulbright scholar—doktor dalam bidang antropologi alumni The University of Chicago di Amerika Serikat. Ia juga dokter dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (UGM). Sejak tahun 1989 hingga 2013, Etty mengajar sebagai dosen di Fakultas Kedokteran UGM dan mendapat penghargaan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia atas pengabdiannya itu. Pada tahun 2005, UGM mengukuhkannya sebagai Guru Besar. Tahun 2012 ia menjadi Direktur Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya Kementerian Pendidikan Nasional dan membantu Indonesia menyukseskan nominasi subak menjadi Warisan Dunia oleh UNESCO, dalam rapat World Heritage di St. Petersburg. Ia juga membantu berbagai kasus identifikasi korban bencana di Indonesia dalam tim Nasional Disaster Victim Identification.

Lebih dari 20 buku telah ditulisnya, baik dalam bahasa Indonesia maupun Inggris, antara lain Batik Wearable Art on Cloth, novel Cokelat Postmortem, Menulis Karya Ilmiah, Anakku Aman Anakku Sayang, Pola dan Akar Korupsi, Strategi Hindari Plagiarisme, Sangiran Situs Manusia Purba Indonesia, dan Antropologi Forensik.

Selain mengoleksi tenun Sumba, Etty juga mengoleksi batik. Koleksi batik Etty dipamerkan di Art Institute of Chicago bersama dengan koleksi museum selama lima bulan dari April sampai September 2017 dalam pameran Batik: Textile of Java. Sejak 2017, Etty menjadi anggota kehormatan Komisi Tekstil di Art Institute of Chicago. Buku ini merupakan buku kedua dari rencana tiga buku tenun Sumba yang ditulisnya. Buku pertama Beri Daku Tenun Sumba diterbitkan tahun 2016 oleh Hexart-Duta Galery Kemang, Jakarta.