Lelaki Terindah

Lelaki Terindah

Author: Andrei Aksana

Category: Amore

Suatu ketika dulu aku pernah dihanyut asmara

Tapi tak pernah ku tenggelam karena kekuatan cintamu menjadi perahu dan dayungku

Hanya engkaulah yang mampu melenyapkan ragu menjadi tahu memupuskan kelu menjadi deru

Hanya engkaulah yang bisa menggantikan tawar menjadi rasa menghadirkan tiada menjadi ada

Karena hanya engkaulah...

Lelaki terindah di hidupku

 

 

...ia potensi besar, imajinasinya kaya, bandingannya kuat. Tak percuma cucunya Sanoesi Pane dan Armijn Pane, pengarang kita ternama. Tinggallah ia menukik pada permasalahan besar kita, maka pastilah ia jadi sanjungan kita. Tapi pengarang jangan tergoda oleh pujian. Teruslah berjalan melanglang buana kehidupan!
—Ramadhan KH, sastrawan, budayawan

Great book! Telling us love is for every one. Puitis dan romantis. Andrei selalu bias membuat pembaca terhanyut dan penasaran.
—Ferry Salim, Actor

...young & talented novelist!
—Metro This Morning, Metro TV

Penulis sastra yang buku-bukunya sukses dalam penjualan.
—Koran Tempo

... di tengah santernya novelis perempuan, Andrei Aksana menjawab pertanyaan Sapardi Djoko Darmono tentang sastrawan kontemporer laki-laki.
—Harian Bisnis Indonesia

...Lelaki Terindah... menjadi puncak catatan untuk novel mutakhir bertema kehidupan gay.
—Kompas

No. GM :
0
ISBN :
978-602-03-1817-2
Price :
Rp 59,000
Total Pages :
0 pages
Size :
14 x 21
Published :
02 July 2015
Format :
Softcover
Category :
Amore
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Andrei Aksana

Andrei Aksana pertama kali memulai debutnya sebagai penulis novel di tahun 1992, dengan meluncurkan Mengukir Mimpi Terlalu Pagi. Ia adalah cucu pujangga Sanoesi Pane dan Armijn Pane, dan merupakan anak kedua novelis Nina Pane dan Jopie Boediarto. Kakek buyutnya adalah Sultan Pangurabaan Pane, pendiri surat kabar Surya di Tapanuli, penulis roman Tolbok Haleon, dan pengelola kelompok musik tradisional uning-ungingan. Ketika dianggap jadi penulis hanya bermodalkan faktor keturunan, ia berkomentar, \\\\\\\"Buat saya, bakat hanya 1%, selebihnya adalah kerja keras dan keringat.\\\\\\\" Lelaki kelahiran 19 Januari ini memang lekat dengan dunia seni sejak kanak-kanak. Puisi pertamnya dimuat di majalah Zaman, sedangkan cerpen pertamanya dimuat di majalah Kawanku. Selain itu ia selalu menyabet penghargaan untul lomba baca puisi dan lomba menyanyi. Setelah menerbitkan novel perdananya pria lajang ini absen cukup lama karena serius menekuni kuliah-kuliah di Universitas Udaya, hingga lulus menjadi Sarjana Seni, Desain Grafis. Come backnya ditandai dengan noverl berjudul Abadilah Cinta, yang menjadi fenomena sejarah pembukuan di Indonesia. Novel pertama di dunia yang memiliki soundtrack, dan berhasil dicetak ulang dalam waktu 5 hari! dan sang penulis sendiri yang menyanyikannya. Kesuksesan ini langsung disusul dengan novel berikutnya Cinta Penuh Air Mata yang mengusung konsep karya multidimensi Novel Soundtrack Video klip. Novel ini berdasarkan kisah nyata yang dituturkan oleh selebriti terkemuka, dan sebelumnya belum pernah diungkap atau dipublikasikan di media massa. \\\\\\\"Saya punya misi idealis, dan akan melakukan terhadap buku. Karena membaca memperkaya imajinasi, sehingga bisa melahirkan generasi yang kreatif. Di tengah kesibukannya sebagai marketing director di perusahaan retail internasional, ia tetap menyempatkan diri untuk menulis. Bahkan lelaki yang mahir berbahasa Perancis ini dipercaya menjadi dewan juri Festival Sinema Prancis 2003.