Ani Yudhoyono: 10th Perjalanan Hati

Ani Yudhoyono: 10th Perjalanan Hati

Author: Alberthiene Endah

Category: Biography

Sepuluh tahun berperan sebagai Ibu Negara bukanlah semata sejarah bagi seorang Ani SBY. Itu adalah masa yang penuh dengan gejolak emosi dan ragam perasaan yang riuh. Di posisi yang dianggap khalayak sebagai tempat tertinggi, posisi Ibu Negara di era reformasi membutuhkan kekuatan ekstra karena sorotan, kritikan, juga tudingan yang datang bertubi di antara tugas-tugas yang dijalani. Bukan hanyak mendampingi Presiden dan menjalanjan berbagai program bersama para istri Menteri, Ibu Negara mau tak mau juga harus menghadapi cipratan konflik politik. Pada akhirnya peran Ibu Negara dalah sebuah pengabdian yang menuntut kedewasaan dan keikhlasan yang luas.

Buku ini tak hanya mengungkapkan gejolak emosi Ani SBY sepanjang menjalani tugas sebagai Ibu Negara, tapi juga memperlihatkan hari-hari penuh warna sebagai istri Presiden RI. Apa saja yang dijalani Ibu Negara dan seperti apa kekhasan hidup di dalam istana? Inilah pertama kalinya seorang Ibu Negara RI menyibak tirai tentang peran yang hanya diemban seorang wanita saja di dalam suatu masa.

\"Menjadi Ibu Negara adalah tuntutan untuk memiliki hati yang kuat, jiwa yang tak mudah remuk, dan komitmen untuk mau terus melangkah dengan pikiran positif.\"

\"Menjadi Ibu Negara adalah kemampuan yang tidak mudah untuk menjadi figur yang bisa tampil mewakili Indonesia di kancah dunia. Ketika masyarakat luar mentap saya, mereka sedang menatap Indonesia. Sungguh tidak mudah menyandang gelar first lady, di mana tuntutan kesempurnaan diarahkan.\"

No. GM :
618222007
ISBN :
978-602-03-8326-2
Price :
Rp 250,000
Total Pages :
544 pages
Size :
15x23cm
Published :
09 July 2018
Format :
Softcover
Category :
Biography
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Alberthiene Endah

Menulis biografi , skenario, dan fiksi telah menjadi napas Alberthiene Endah. Penulis kelahiran Bandung, 16 September ini, memulai karier menulis di majalah Hidup pada tahun 1993. Kemudian tahun 1994 hingga 2004 menjadi redaktur di majalah Femina. Sejak tahun 2004 hingga tahun 2009, Penulis menjadi pemimpin redaksi majalah Prodo. Dunia jurnalistik mempertemukannya pada banyak tokoh dan ia menyadari begitu banyak inspirasi yang bisa disebarkan pada masyarakat melalui sosok yang luar biasa.

Sejumlah biografi telah ia tulis, di antaranya Ani Bambang Yudhoyono: Kepak Sayap Putri Prajurit, Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar yang sukses meraih best seller nomor 1 nasional tahun 2011-2012, Ken & Kaskus: Cerita Sukses di Usia Muda, Titiek Puspa Never Ending Diva, Seribu Satu KD.

Karyanya di luar pekerjaan jurnalistik dan biografi meliputi penulisan fiksi dan skenario. Sarjana Sastra Belanda lulusan Universitas Indonesia ini telah menghasilkan sejumlah novel best seller, Jodoh Monica, Dicintai Jo, Cewek Matre, Selebriti, Nyonya Jetset, I Love My Boss, serial remaja Rockin Girls, Cerita Sahabat dan Cerita Sahabat 2 Asmara Dini Hari.

Salah satu novelnya yang berjudul Jangan Beri Aku Narkoba mendapat penghargaan khusus dari Badan Narkotika Nasional dan meraih gelar juara pertama Adikarya Award 2005 dari IKAPI. Novel ini juga telah difi lmkan dengan judul Detik Terakhir dan mendapat award dalam Bali Film Festival 2005. Ia juga menulis naskah drama musikal kolosal Mahadaya Cinta tahun 2005 yang digelar Guruh Soekarno Putra. Tahun 2006, naskah FTV Supermodel yang dibuatnya menjadi nominasi Piala Vidya. Penulis juga aktif menghasilkan skenario ratusan episode sinetron untuk televisi Indonesia dan Malaysia. Tahun 2009, Penulis mendapatkan anugerah wanita inspiratif She Can Award. Ia menerima langsung “Selalu Ada Pilihan” Bapak SBY saat launching buku.

Saat ini Penulis aktif dengan sejumlah proyek penulisan biografi, menjalankan bisnis kecil, menjadi pembicara di seminar-seminar mengenai penulisan, menjadi dosen tamu di beberapa universitas, sesekali aktif dalam pekerjaan film, dan menyerahkan seluruh hatinya pada suami, Dio Hilaul dan delapan anjing lucunya (Loco, Bruno, Shiloh, Elmo, Karin, Mochito, Rainbow, dan Max).

Penulis dapat dihubungi via:

E-mail: alberthienebaru@yahoo.com


Twitter: @AlberthieneE