Kesenyapan yang Mematikan (The Silence of Bones)
Author: June Hur
Category: AsianLit - Korea
Aku punya mulut, tapi tak boleh bicara; Telinga, tapi tak boleh mendengar; Mata, tapi tak boleh melihat.
Tahun 1800, Joseon (Korea)
Seol gadis yatim-piatu berusia enam belas tahun. Ia bagai kena kutukan “Semoga kau menjalani hidup yang menarik”, karena hidupnya sungguh penuh cobaan.
Seol bekerja di kantor kepolisian dan ditugaskan membantu inspektur muda yang disegani untuk menyelidiki pembunuhan wanita bangsawan yang penuh dengan nuansa politik.
Sementara mereka semakin terlibat dalam rahasia-rahasia wanita yang sudah meninggal itu, Seol menjalin persahabatan dengan sang inspektur. Namun, loyalitasnya diuji ketika pria tersebut menjadi tersangka utama, dan Seol mungkin satu-satunya yang mampu mengungkapkan apa yang sebetulnya terjadi pada malam pembunuhan.
Tetapi, di negeri di mana kesenyapan dan kepatuhan dihargai di atas segalanya, rasa ingin tahu bisa mengakibatkan kematian.
***
Konsep “han” di Korea, juga tradisi, bahasa, dan politik, terjalin mulus dalam narasinya... bacaan yang tak terlupakan dan berkualitas. —Publishers Weekly