Bersalaman dengan Anjing: Mentertawakan Tragika Hidup

Bersalaman dengan Anjing: Mentertawakan Tragika Hidup

Author: Sindhunata

Category: Social Sciences

Roda nasib adalah misteri yang membuat kita kadang terjebak pada situasi-situasi yang menyesakkan. Pada situasi itu, seakan-akan apa saja yang kita semai tak bisa dituai, apa yang kita tanam tak kunjung berbuah, apa yang kita usahakan tak pernah menghasilkan. Jika demikian, ketika hidup terus-menerus mengimpit, apa yang tersisa, selain tawa semata?

Bersalaman dengan Anjing menghimpun tulisan-tulisan pilihan Sindhunata tentang ludruk dan dunia para seniman, disertai refleksi-refleksi lain mengenai tawa sebagai cara manusia memahami dirinya. Dari kisah-kisah sederhana itu, kita diajak bertemu orang-orang yang menjalani hidup dengan segala tragikanya—dan tetap menemukan alasan untuk tertawa.

Melalui feature-feature yang hangat dan penuh empati, Sindhunata mengajak kita berjumpa dengan orang-orang yang menjalani hidup tanpa banyak kemewahan, tetapi tak kehilangan keluwesan untuk mentertawakan nasib. Mereka menghadapi kemiskinan, kehilangan, bahkan kematian, dengan cara yang kadang jenaka, kadang getir, tapi selalu menyimpan kebijaksanaan yang lahir dari pengalaman hidup.

No. GM :
626222029
ISBN :
978-602-06-9043-8
Price :
Rp 159,000
Total Pages :
326 pages
Size :
14 x 21 cm
Published :
02 September 2026
Format :
Soft Cover
Category :
Social Sciences
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Sindhunata

Dr. Gabriel Possenti Sindhunata, SJ, amat dikenal karena karya sastranya yang telah menjadi klasik, Anak Bajang Menggiring Angin. Penulis yang dilahirkan 12 Mei 1952 di Kota Batu, Jawa Timur ini juga amat dikenal karena features-nya tentang kemanusiaan dan kolomnya tentang sepak bola dunia di Harian Kompas, Jakarta. Sekarang ia adalah Penanggung Jawab/ Pemimpin Redaksi Majalah BASIS, Yogyakarta. Karier jurnalistiknya dimulai dengan bekerja sebagai wartawan Majalah Teruna, terbitan PN Balai Pustaka, Jakarta, 1974-1977. Mulai tahun 1977, ia menjadi wartawan di Harian Kompas, Jakarta.

Sindhunata tamat dari Seminarium Marianum, Lawang, Malang, tahun 1970. Tahun 1980, ia selesai dengan studi sarjana filsafat di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta. Kemudian ia menyelesaikan studi teologi di Institut Filsafat Teologi Kentungan, Yogyakarta (1983). Ia melanjutkan studi doktoral filsafat di Hochschule f?r Philosophie, Philosophische Fakult?t SJ M?nchen, Jerman 1986-1992.

Ia telah menulis buku ilmiah: Dilema Usaha Manusia Rasional, Hoffen auf den Ratu Adil–Das eschatologische Motiv des ”Gerechten K?nigs” im Bauernprotest auf Java w?hrend des 19und zu Beginn des 20 Jahrhunderts (Menanti Ratu Adil–Motif Eskatologis dari Ratu Adil dalam Protes Petani di Jawa Abad ke-19 dan awal Abad ke-20), Sakitnya Melahirkan Demokrasi (1999), dan Kambing Hitam, Teori Ren? Girard (2006). Telah terbit juga buku-buku features-nya: Cikar Bobrok dan Bayang-bayang Ratu Adil. Sindhunata juga menulis buku dalam bahasa Jawa: Aburing Kupu-Kupu Kuning, Ndh?r?k Sang D?wi ing ?r?ng-?r?nging Redi Merapi, Sumur Kitiran Kencana, dan Nggayuh Gesang Tentrem. Ia juga menjadi pengisi rubrik bahasa Jawa ”Blencong” di Harian Suara Merdeka, Semarang.

Selain Anak Bajang Menggiring Angin, beberapa karya sastranya adalah: Air Penghidupan, Semar Mencari Raga, Mata Air Bulan, Tak Enteni Keplokmu, Tanpa Bunga dan Telegram Duka. Kumpulan puisinya telah diterbitkan dalam buku Air Kata Kata (2003). Penulis rubrik ”Tanda Tanda Zaman” di Majalah BASIS ini juga telah menerbitkan buku tentang ilmu tertawa yang berangkat dari dagelan ludruk, Ilmu Ngglethek Prabu Minohek (2004) dan buku tentang filsafat slebor becak yang berjudul Waton Urip (2005). Telah terbit trilogi catatan sepak bolanya: Air Mata Bola, Bola di Balik Bulan, dan Bola-Bola Nasib (2002). Tahun 2006, features-features-nya yang dipilih dari Harian Kompas diterbitkan serentak dalam lima buku: Dari Pulau Buru ke Venezia, Segelas Beras Untuk Berdua, Ekonomi Kerbau Bingung, Petruk Jadi Guru, dan Burung-burung di Bundaran HI. Tahun 2007, penulis meluncurkan Putri Cina. Di samping menulis buku, ia menjadi editor beberapa buku ilmiah dan buku features.