Ke Mana Perginya Benda-Benda Yang Sudah Tiada
Author: Mashdar Zainal
Category: Poetry
MENANAM HARAPAN
Meski terkadang tidak berbuah, harapan bisa menjadi kayu.
Suatu saat mungkin akan berguna.
Tanam saja, bijinya kecil dan mudah tumbuh.
Puisi-puisi pada naskah ini cermat menjadikan (kata) benda sebagai lubang untuk mengintip dunia-dalam sang subjek dan bagaimana ia memahami dunia di luar dirinya. Bersilih antara tuturan dan pernyataan, manuskrip ini mengelitkan benda-benda agar tak berpretensi sebagai pembentuk identitas, melainkan sebagai representasi waktu yang berlalu; menyimpan sejarah pribadi sekaligus memancarkan spektrum kolektifnya. Kemelekatan subjek pada masa silam yang disimbolkan penyair melalui objek-benda sederhana disuarakan dalam puisi dengan beragam bentuk dan sikap. Pada sejumlah puisi, penyair cukup lincah mengongkretkan ide abstrak dengan menggunakan majas perbandingan, terutama metafora dan simile, yang disusun dengan deskripsi detail, jernih, dan tepat.
Laporan Pertanggungjawaban Dewan Juri Sayembara Manuskrip Puisi DKJ 2023