Paul Lynch

Paul Lynch adalah penulis pemenang Booker Prize yang telah menulis lima novel terkenal di dunia internasional: Prophet Song, Beyond the Sea, Grace, The Black Snow, dan Red Sky in Morning. Dikenal luas karena gaya liris dan intensitas emosionalnya, novel-novel Lynch mengeksplorasi tema-tema universal tentang kondisi manusia, seringkali dibandingkan dengan penulis-penulis hebat seperti William Faulkner, Cormac McCarthy, Seamus Heaney, dan Samuel Beckett.

Novel terbarunya, Prophet Song, memenangkan Booker Prize 2023, Dayton Literary Peace Prize, dan Prix des Libraires untuk Novel Asing Terbaik. Novel ini juga masuk nominasi beberapa penghargaan internasional utama, termasuk Dublin Literary Award, Strega European Prize di Italia, dan Kirkus Prize di Amerika Serikat. Novel-novel Lynch sebelumnya juga mendapatkan penghargaan yang tidak kalah bergengsi. Beyond the Sea (2019) memenangkan Prix Gens de Mers Prancis 2022, Grace (2017) memenangkan Kerry Group Irish Novel of the Year dan masuk nominasi Walter Scott Prize dan Jean Monnet Prize for European Literature. The Black Snow (2014) menerima Prix Libr’à Nous Prancis untuk Novel Asing Terbaik. Debutnya, Red Sky in Morning (2013), menjadi finalis Prix du Meilleur Livre Étranger Prancis.

Lahir di Limerick pada tahun 1977 dan dibesarkan di Co Donegal, Lynch sekarang tinggal di Dublin. Pada tahun 2024, ia diangkat sebagai Distinguished Writing Fellow di Universitas Maynooth tempat ia mengajar di program penulisan kreatif. Pada tahun yang sama, ia terpilih menjadi anggota Aosdána, akademi seniman Irlandia yang telah memberikan kontribusi luar biasa pada seni kreatif. Pada tahun 2025, ia dianugerahi gelar Doktor Kehormatan Sastra oleh Universitas Limerick atas "kontribusinya yang luar biasa terhadap sastra". Pada tahun yang sama, ia juga dianugerahi gelar Chevalier des Arts et des Lettres oleh Kementerian Kebudayaan Prancis. Novel-novelnya telah diterjemahkan ke lebih dari 40 bahasa.

Books