Melintas Cakrawala  Kisah Sukses Pengusaha Indonesia

Melintas Cakrawala Kisah Sukses Pengusaha Indonesia

Author: Julius Tahija

Category: Biography

Di masa kecilnya di Surabaya, Julius Tahija menjual beras dari rumah ke rumah dengan menggunakan pedati. Ia memulai usahanya dengan saku baju sebagai kantornya dan terkadang dengan sepatu baru sebagai overhead-nya. Sekarang, ia memperdagangkan komoditas ke seluruh dunia, dan cakap baik dalam menjalankan bisnis kecil maupun menangani tuntutan yang kompleks dari sebuah perusahaan transnasional besar.

Melintas Cakrawala adalah kisah seseorang yang energik dan piawai membangkitkan semangat yang memiliki perjalanan hidup luar biasa. Julius Tahija adalah seorang tentara yang berperang dalam Perang Dunia II, seorang politikus yang berperan dalam Perjuangan Kemerdekaan Indonesia, dan seorang pengusaha swasta yang sukses. Ia juga seorang eksekutif yang berpengalaman dalam bekerja dengan perusahaan transnasional Amerika, Eropa, dan Asia di berbagai bidang selama lebih dari empat puluh tahun.

Strategi dan wawasan bisnis Tahija amat praktis dan relavan. Buku ini kaya akan prinsip-prinsip manajemen yang akan dipelajari dan diterapkan oleh para eksekutif. Beberapa diantaranya adalah kiat-kiat mengadakan negosiasi internasional, mengelola dan memotivasi manusia, menyeimbangkan risiko dan pendapatan.

Melintas Cakrawala menyelami sosok manusia yang piawai dan kompleks, serta menghadirkan berbagai pelajaran berharga bagi bisnis maupun hidup kita.

No. GM :
0
ISBN :
979-655-139-3
Price :
Rp 35,000
Total Pages :
0 pages
Size :
15 x 23
Published :
01 January 1997
Format :
Softcover
Category :
Biography
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Julius Tahija

Pada tahun 1994, ia menerima penghargaan Bintang Mahaputera Nararya dari Presiden Suharto. Sjakon Tahija menjadi doktor spesialis mata. Ia dan teman-temannya sering mengadakan kunjungan medis ke pulau-pulau dan desa terpencil untuk melakukan bedah mata gratis. Timnya pernah berhasil mengoperasi 600 sampai 700 orang dalam waktu dua minggu. Banyak orang yang akhirnya mendapat kesempatan melihat cucu mereka untuk pertama kalinya. Shelley, istrinya, seorang dokter spesialis patologi klinik yang mendalami bidang onkologi. Ia bekerja bekerja di sebuah rumah sakit kanker di Jakarta.