Teori Negara: Negara, Kekuasaan, dan Ideologi

Teori Negara: Negara, Kekuasaan, dan Ideologi

Author: Arief Budiman

Category: Culture

Dengan pemaparan yang singkat dan jelas. Arief Budiman membuka perspektif kita akan bermacam teori mengenai nagara: netral-tidaknya, hakikat kekuasannya, kepentingan dan legitimasinya, rezim dan pemerintahannya, dan tak lupa kajian mengenai negara Dunia Ketiga. Anda juga menemukan tema kedaulatan rakyat, batas-batas ketaatan dan legitimasi untuk membangkang terhadap kekuasaan negara, serta pelembagaan kedaulatan rakyat itu. Ada bermacam teori dan varian dalam teori yang sama, di samping pandangan tokoh-tokoh besar teoretikus negara yang dipaparkan dalam buku ini.

No. GM :
0
ISBN :
0
Price :
Rp 18,500
Total Pages :
0 pages
Size :
14 x 21
Published :
01 January 1996
Format :
Softcover
Category :
Culture
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Arief Budiman

Lahir di Jakarta tahun 1941. Sekarang menjadi dosen Program Pascasarjana Jurusan Studi Pembangunan di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga. Sejak duduk di bangku sekolah menengah, ia telah mulai menulis. Tulisan-tulisannya tersebar di berbagai media massa, antara lain di majalah Sastra, Budaya Jaya, Horison, Tempo, Editor, dan harian Sinar Harapan, Kompas, Indonesia Raya, dan sebagainya. Selain penulis, ia juga dikenal sebagai aktivis. Ia termasuk salah seorang konseptor dan penanda tangan Manifes Kebudayaan pada tahun 1963. Ia ikut aktif berdemostrasi pada tahun 1965/1966. Pada tahun 1970, ia terlibat lagi dalam aksi-aksi demostrasi menentang korupsi. Pada tahun 1971, bersama-sama rekannya ia melancarkan aksi memboikot Pemilu yang kemudian dikenal sebagai gerakan Golongan Putih (Golput). Aksi menentang Taman Miniatur Indonesia membawanya ke dalam tahanan Kopkamtib selama satu bulan. Ia pernah manjadi wakil ketua dan anggota Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) periode 1968-1971, dan anggota Badan Sensor Film (BSF). Pendidikan yang ditempuhnya setelah tamat SMA adalah: Fakultas Psikologi, Universita Indonesia, lulus tahun 1968; kemudian Harvard University, Amerika Serikat, berhasil meraih gelar Ph.D. dalam bidang sosiologi pada tahun 1980.