Dapur Naga Di Indonesia

Dapur Naga Di Indonesia

Author: Myra Sidharta

Category: Culinary

Dapur Naga di Indonesia merupakan hasil kolaborasi antara Myra Sidharta, seorang psikolog dan kolumnis yang mendalami literatur Tionghoa-Melayu, dan Suryatini N. Ganie, seorang ahli gastronomi. Buku ini memuat banyak fakta tentang berbagai warisan kuliner Tionghoa di Indonesia.

Buku ini berisi resep-resep terbaik dari dapur Indonesia-Tionghoa yang sudah puluhan tahun menjadi andalan di dapur rumah tangga serta restoran terkenal, lengkap dengan sejarah kuliner Tionghoa di Indonesia serta keterangan menarik mengenai berbagai resep tersebut serta bahan yang digunakan. Buku ini akan memberi Anda wawasan tentang bagaimana masakan Tionghoa yang diolah dengan ketepatan serta ketelitian tinggi akhirnya menjadi salah satu masakan paling unggul di dunia. Sungguh sebuah buku yang wajib para pencinta dan pemerhati kuliner miliki.

No. GM :
0
ISBN :
978-979-22-3967-6
Price :
Rp 88,000
Total Pages :
0 pages
Size :
18 x 23
Published :
28 August 2008
Format :
Softcover
Category :
Culinary
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Myra Sidharta

Dilahirkan di Tanjung Pandan Belitung pada tahun 1927. Dari pernikahannya dengan Prof. Dr. Priguna Sidharta, ia telah dikaruniakan 3 putra-putri dan 5 cucu.

Pada tahun 1958 Myra Sidharta yang menguasai 5 bahasa asing ini, lulus dari Fakultas Psikologi di Rijksuniversiteit Leiden (Nederland) dan bekerja serta mengajar di bidang yang sama di Universitas Indonesia di Jakarta dan di University of Malaya di Kuala Lumpur. Pada tahun 1978 ia memutuskan untuk mengadakan penelitian di bidang kebudayaan Etnik Tionghoa dan dari hasil penelitian ini, ia telah menulis puluhan esei mengenai bidang ini, termasuk mengenai masakannya, Tulisan-tulisannya biasanya dibacakan sebagai makalah di seminar di luar negeri seperti di Belanda, Prancis, Hongkong, Amerika Serikat, Jepang, Singapura dan Malaysia, RRT dan Taiwan. Setelah itu hasil seminar diterbitkan sebagai buku di negara yang sama.

Beberapa tulisan yang bukan hasil seminar juga dapat ditemukan di Indonesia (majalah Prisma), Perancis, (majalah Archipel) dan Jepang (M. Morikawa (ed) Azia yuugaku special issue: \\\\\\\"Sekai no chuuka ryouri\\\\\\\" (Kuisin Tionghoa di seputar dunia).

Tulisan non-ilmiah juga banyak diterbitkan di majalah Intisari, Femina, Mutiara, Latitude, dan Tempo versi Inggris, serta surat kabar Kompas dan The Jakarta Post.