Pesan dari Wae Rebo

Pesan dari Wae Rebo

Author: Yori Antar

Category: Art, Architecture, & Photography

Buku ini menceritakan perjuangan masyarakat Wae Rebo untuk mempertahankan dan melestarikan tradisinya, termasuk mempertahankan rumah adat mbaru niang, rumah tradisional khas Manggarai, Flores Barat. Rumah adat ini kondisinya semakin lama semakin mengkhawatirkan karena telah punah satu per satu akibat modernisasi maupun perubahan mindset masyarakat.

Yayasan Tirto Utomo bersama Rumah Asuh dan masyarakat Wae Rebo akhirnya telah berhasil mendirikan kembali dua rumah adat yang diberi nama Tirta Gena Ndorom dan Tirta Gena Jekong. Kejadian yang sangat langka ini tentu tidak boleh disia-siakan serta perlu diabadikan dan didokumentasikan. Dokumentasi meliput dua tradisi. Tradisi lisan yang disampaikan secara turun temurun dan tradisi modern berupa tulisan, pengukuran, gambar, rekaman, foto, maupun video. Kedua tradisi ini diharapkan bersinergi dan menjadi formula yang bisa dijadikan acuan bagi pelestarian rumah-rumah tradisional di seluruh Nusantara yang saat ini perlu mendapatkan perhatian bangsa kita sendiri.

Agar sarat informasi dan dapat menjadi kajian di masa mendatang, buku ini ditulis dari dua sisi---sisi luar adalah para pengamat dan arsitek serta sisi dalam adalah masyarakat Wae Rebo sendiri.

No. GM :
0
ISBN :
978-979-22-5914-8
Price :
Rp 175,000
Total Pages :
0 pages
Size :
21 x 24
Published :
01 July 2010
Format :
Softcover
Category :
Art, Architecture, & Photography
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Yori Antar

Memiliki perhatian amat besar terhadap pelestarian bangunan bersejarah mempelajari arsitektur di Universitas Indonesia. Pada tahun 1989, ia bersama kawan-kawannya membentuk kelompok Arsitek Muda Indonesia. Sejak tahun 1991, ia ditunjuk sebagai fotografer freelance untuk The Aga Khan Award for Architecture. Karya arsitektur dan foto-foto hasil bidikannya telah banyak dipamerkan dan dibukukan. Selain Tibet, banyak negara di dunai yang sudah dikunjunginya.