Harlequin Koleksi Istimewa: Pencuri Hati Doukakis

Harlequin Koleksi Istimewa: Pencuri Hati Doukakis

Author: Sarah Morgan

Category: Amore

Polly Prince sangat menarik sekaligus cerdas. Meski demikian, ia tak sanggup mempertahankan perusahaan ayahnya ketika Damon Doukakis mengambil alih perusahaan tersebut. Tetapi siapa sangka, taipan tampan itu justru ingin mempekerjakan Polly, dan itu membuat Polly harus berjuang keras agar tak tergoda ketampanan bosnya.

Sebagai karyawan baru, Polly berangkat ke Paris bersama Damon untuk menegosiasikan kesepakatan bisnis terpenting dalam hidupnya. Dan selain harus berjuang keras untuk mendapatkan kesepakatan bisnis tersebut, Polly juga harus terus berjuang agar tidak tergoda Damon.


- Pemenang RITA Award 2012 untuk Contemporary Series Romance -

No. GM :
0
ISBN :
978-979-22-8820-9
Price :
Rp 36,000
Total Pages :
0 pages
Size :
11 x 18
Published :
27 September 2012
Format :
Softcover
Category :
Amore
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Sarah Morgan

Sarah lahir di Wiltshire dan mulai menulis ketika berusia delapan tahun. Karyanya saat itu berupa biografi hamster peliharaanya. Pada usia 18 tahun, dia pergi ke London untuk mengikuti pelatihan sebagai suster di salah satu rumah sakit di London dan dia mendeskripsikan saat itu sebagai masa-masa yang penuh kebahagiaan! Dia mengaku paling suka bagian UGD, karena merasa pekerjaan di sana sangat menantang dan menyenangkan. Saat ini, ketertarikan Sarah telah berganti dari hamster ke pria, dan dia mulai menulis fiksi romantis. Naskah lengkap pertamanya, ditulis setelah kelahiran anak pertamanya, ditolak oleh Mills and Boon, tapi mendapat komentar sangat positif. Jadi, Sarah mencoba lagi dan setelah tiga kali mencoba dia akhirnya berhasil. Naskahnya yang berjudul Worth The Risk diterima tanpa perubahan. Dia mendeskripsikan surat penerimaan itu sebagai hal terbaik dalam hidupnya setelah bertemu suami dan melahirkan kedua anaknya. Sarah masih bekerja paruh waktu di bidang yang berhubungan dengan kesehatan dan menghabiskan sisa waktunya bersama keluarga serta berusaha menyelipkan kegiatan menulis kapan pun dia bisa.