Harlequin Koleksi Istimewa: Bella & Sang Penguasa Gurun

Harlequin Koleksi Istimewa: Bella & Sang Penguasa Gurun

Author: Sarah Morgan

Category: Amore

Diasingkan ke Pusat Meditasi di gurun, Bella Balfour yakin dirinya akan menjadi gila jika tidak segera meninggalkan hamparan pasir emas tersebut. Sayangnya, rencananya untuk melarikan diri ke kota gagal total setelah ia tak sadarkan diri di bawah teriknya matahari gurun.

Zafiq Al-Rashid marah besar ketika seminggu masa pengasingan dirinya di gurun diusik oleh kehadiran gadis yang cantik, keras kepala, dan manja. Namun ketika Bella menunjukkan bahwa ia lebih dari sekadar pewaris kaya, akankah perasaan Zafiq berubah? Apakah ia berani mengambil risiko memberikan hatinya pada gadis yang sama sekali bukan tipenya?

No. GM :
0
ISBN :
978-602-03-0091-7
Price :
Rp 39,000
Total Pages :
0 pages
Size :
11 x 18
Published :
26 December 2013
Format :
Softcover
Category :
Amore
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Sarah Morgan

Sarah lahir di Wiltshire dan mulai menulis ketika berusia delapan tahun. Karyanya saat itu berupa biografi hamster peliharaanya. Pada usia 18 tahun, dia pergi ke London untuk mengikuti pelatihan sebagai suster di salah satu rumah sakit di London dan dia mendeskripsikan saat itu sebagai masa-masa yang penuh kebahagiaan! Dia mengaku paling suka bagian UGD, karena merasa pekerjaan di sana sangat menantang dan menyenangkan. Saat ini, ketertarikan Sarah telah berganti dari hamster ke pria, dan dia mulai menulis fiksi romantis. Naskah lengkap pertamanya, ditulis setelah kelahiran anak pertamanya, ditolak oleh Mills and Boon, tapi mendapat komentar sangat positif. Jadi, Sarah mencoba lagi dan setelah tiga kali mencoba dia akhirnya berhasil. Naskahnya yang berjudul Worth The Risk diterima tanpa perubahan. Dia mendeskripsikan surat penerimaan itu sebagai hal terbaik dalam hidupnya setelah bertemu suami dan melahirkan kedua anaknya. Sarah masih bekerja paruh waktu di bidang yang berhubungan dengan kesehatan dan menghabiskan sisa waktunya bersama keluarga serta berusaha menyelipkan kegiatan menulis kapan pun dia bisa.