Harlequin Koleksi Istimewa: Dua Belas Hari Terindah

Harlequin Koleksi Istimewa: Dua Belas Hari Terindah

Author: Sarah Morgan

Category: Amore

Desember ini, hidup Evie Anderson dipenuhi kejutan tak menyenangkan. Tunangannya memutuskan hubungan dengan tiba-tiba, jabatannya di hotel diturunkan jadi petugas housekeeping, dan kini ia diusir dari apartemen! Malam itu, karena kelelahan bekerja, Evie tertidur di kamar Penthouse. Tetapi Evie dibangunkan oleh ciuman yang memabukkan, dan seluruh indranya seolah terjaga sepenuhnya... sampai ia menyadari pria yang menciumnya adalah bos barunya, Rio Zacarelli!

Desember ini, Rio Zacarelli harus menjaga reputasinya seputih salju, demi perjanjian terpenting dalam hidupnya. Tetapi sepertinya kali ini Rio tak bisa menahan godaan berupa gadis sederhana dan berani yang bernama Evie. Mampukah ketertarikan di antara mereka bertahan lebih lama dari dua belas hari terindah yang mereka bagi bersama?

No. GM :
0
ISBN :
978-602-03-0262-1
Price :
Rp 39,000
Total Pages :
0 pages
Size :
11 x 18
Published :
27 February 2014
Format :
Softcover
Category :
Amore
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Sarah Morgan

Sarah lahir di Wiltshire dan mulai menulis ketika berusia delapan tahun. Karyanya saat itu berupa biografi hamster peliharaanya. Pada usia 18 tahun, dia pergi ke London untuk mengikuti pelatihan sebagai suster di salah satu rumah sakit di London dan dia mendeskripsikan saat itu sebagai masa-masa yang penuh kebahagiaan! Dia mengaku paling suka bagian UGD, karena merasa pekerjaan di sana sangat menantang dan menyenangkan. Saat ini, ketertarikan Sarah telah berganti dari hamster ke pria, dan dia mulai menulis fiksi romantis. Naskah lengkap pertamanya, ditulis setelah kelahiran anak pertamanya, ditolak oleh Mills and Boon, tapi mendapat komentar sangat positif. Jadi, Sarah mencoba lagi dan setelah tiga kali mencoba dia akhirnya berhasil. Naskahnya yang berjudul Worth The Risk diterima tanpa perubahan. Dia mendeskripsikan surat penerimaan itu sebagai hal terbaik dalam hidupnya setelah bertemu suami dan melahirkan kedua anaknya. Sarah masih bekerja paruh waktu di bidang yang berhubungan dengan kesehatan dan menghabiskan sisa waktunya bersama keluarga serta berusaha menyelipkan kegiatan menulis kapan pun dia bisa.