MESS

MESS

Author: Keri Smith

Category: Self-Improvement

Sepanjang hidup, anda diajari untuk menghindari kekacauan: cobalah membuat segalanya tetap terkendali, jangan mewarnai melebihi garis, buatlah dengan sempurna, dan entah bagaimana caranya, hindari segala sesuatu yang meninggalkan noda. Buku ini meminta anda untuk melakukan kebalikan dari apa yang pernah diajarkan kepada anda. Anggaplah buku ini sebagai ruang huru-hara anda. Tempat untuk melepaskan segalanya, untuk menyampah, untuk memuntahkan, untuk melakukan segala hal yang tidak diperbolehkan di \"dunia nyata\". Ini waktunya membuat kekacauan. Tiga aturan yang harus diingat: 1. Jangan mencoba untuk membuat sesuatu yang indah. 2. Jangan terlalu banyak berpikir. (tidak ada yang \"salah\".) 3. Teruslah membuat kekacauan dalam segala situasi.

No. GM :
0
ISBN :
978-602-03-3066-2
Price :
Rp 65,000
Total Pages :
0 pages
Size :
Published :
01 June 2016
Format :
Softcover
Category :
Self-Improvement
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Keri Smith

Keri Smith adalah seniman konseptual dan penulis sejumlah buku best-seller mengenai kreativitas. Di antara karyanya yang sukses dan sudah diterbitkan Penerbit Gramedia Pustaka Utama adalah Wreck This Journal, How to be an Explorer of the World – The Portable Life/Art Museum, dan This is Not a Book. Beberapa karyanya yang lain sedang dalam proses penerbitan edisi bahasa Indonesianya.



Keri juga mengadakan workshop berdasarkan bukunya. Di Emily Carr Unversity of Art and Design, Vancouver, Kanada, ia mengajar mata kuliah ilustrasi konseptual. Fokus utama pekerjaan dan risetnya adalah pada pembuatan apa yang oleh penulis Umberto Eco disebut sebagai “pekerjaan terbuka”, karya yang memungkinkan pembaca/pengguna ikut terlibat dalam pengerjaannya.



Pada tahun 2012 ia membuat instalasi seni publik untuk pameran Urban Play, di Kopenhagen, Denmark, yang berjudul The Society for Exploratory Research. Pada tahun 2013 Keri diundang menjadi “Resident Thinker” pada karya seni “Nowhere Island” yang digagas seniman Alex Hartley untuk Olimpiade Budaya, bersama Yoko Ono dan sejumlah pemikir kelas dunia lainnya.



Keri juga bekerja sebagai konsultan pada Center for Artistic Activism. App yang dikembangkan dari buku Pocket Scavenger (sedang dipersiapkan untuk terbit versi buku bahasa Indonesianya) memenangkan penghargaan aplikasi kategori Nonfiksi Dewasa Terbaik pada 2014 Digital Book Awards.