Guru Tanpa Murid: Transforming the Generations Trough Transpersonal Compassion

Guru Tanpa Murid: Transforming the Generations Trough Transpersonal Compassion

Author: Pankras Kraeng, SSCC

Category: Self-Improvement

“Bagi saya, buku ini membangkitkan kesadaran semua pihak untuk mengerti esensi pendidikan dalam aksi nyata. Sungguh suatu usaha genius yang hanya mungkin dilakukan oleh orang yang memiliki kepedulian tinggi pada pendidikan.” —Dr. Hipolitus K. Kewuel Penulis dan Pendiri LSDM Serva Minora Malang

“Apa yang diungkap dalam buku ini benar. Pendidikan sejati dimulai dari rumah. Sekolah hanya mengembangkan apa yang sudah dibekali dari rumah itu. Hasil pendidikan di sekolah adalah gambaran pendidikan dari rumah. Maka, dengan hasil pendidikan di sekolah, para orangtua seharusnya berkaca diri.” —Dr. Fabiola Hendrati Universitas Merdeka, Malang

“Terima kasih. Buku ini berbicara banyak hal tentang kami, para murid, yang selama ini tidak pernah kami sadari. Kami ternyata adalah penanggung jawab hidup kami sendiri. Papa, Mama, guru, dan yang lain ternyata hanya membantu. Semoga dengan buku ini, lebih banyak teman saya menyadari hal yang penting dan mendasar ini.” —Simon Christo Alexander Tito SMPK Mardi Wiyata, Malang

“Bagi saya, buku ini membantu para guru dalam proses pengajaran dan pembinaan serta pendampingan yang lebih efektif dan tepat kepada peserta didik.” —Sr. Monique Udjan, CIJ, S.Pd. Mantan Kepala TK Santa Asomtta Kupang, NTT, Sekarang di Italia

“Through Pankras’ poetry, I became aware of the depth, density and delight of his commitment to education.” —Dr. David P. Reid, SSCC Biblical Inspirational Writer, lives in Rome

No. GM :
617221032
ISBN :
978-602-03-4266-5
Price :
Rp 45,000
Total Pages :
132 pages
Size :
14x21cm
Published :
10 July 2017
Format :
Softcover
Category :
Self-Improvement
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Pankras Kraeng, SSCC

Pankras Kraeng adalah anggota Kongregasi Hati Kudus Yesus dan Maria (SSCC). Setelah menyelesaikan S1 di Universitas Parahyangan Bandung dan ditahbiskan menjadi imam, beliau dikirim sebagai misionaris ke Philippina, membantu pendidikan para calon Imam di Novisiat Internasional Philippina. Beliau adalah lulusan Masteral Bimbingan dan Konseling Universitas St. Thomas
Manila. Setelah kembali ke Indonesia Ia menjadi staf pengajar di Universitas Sanata Dharma, khususnya di Program Studi Bimbingan dan Konseling dan Fakultas Teologi Wedabakti, Kentungan,
Jogyakarta. Sekarang berkarya di Roma sebagai salah satu anggota Dewan Umum Kongregasi SSCC. Beliau juga sedang menyelesaikan program doctoratnya dalam bidang Transpersonal Counseling Psychology di Bircham International University, Spanyol. Bukunya yang pertama berjudul KEMATIAN ITU MENGHIDUPKAN Journeying with Death and Dying, diterbitkan oleh Serva Minora
Malang, 2012.