Transformasi Diri

Transformasi Diri

Author: Heru K. Wibawa

Category: Self-Improvement

Jatuh dan turunnya kualitas hidup dengan cepat adalah ciri jebakan kehidupan, ketika yang dikejar hanya keinginan, bukan kebutuhan; ketika yang dicari bukan esensi, tapi aksesori. Nilai barang bukan lagi dilihat dari fungsinya, melainkan gengsi. Jebakan kehidupan selalu berusaha menarik turun kualitas hidup kita dari yang sebenarnya sudah kita capai. Kegagalan kita keluar dari jebakan kehidupan akan membawa orang-orang di sekitar kita menderita. Masyarakat yang sakit akan membentuk generasi penerus yang lebih sakit lagi, karena mereka akan mendapatkan umpan perilaku dan teladan yang salah.

Sudah banyak peradaban yang luar biasa maju harus tersingkir, bukan dari faktor luar, tapi justru dari pemahaman-pemahaman salah yang dipegang orang-orang dalam bangsa itu sendiri. Maka dari itu, kita perlu mengubah pola pikir keduniawian supaya tidak terjebak dengan pola kehidupan yang salah dan hanya membawa kesengsaraan.

Buku ini hadir sebagai panduan bagi Anda untuk merefleksikan kehidupan yang telah dijalani sekaligus merencanakan kehidupan baru yang lebih baik dan sejalan dengan kehendak Tuhan. Sejatinya hidup ini bersifat fana dan hanya kita jalani sementara sehingga tak ada satu pun hal yang benar-benar menjadi milik kita; semua itu hanya “pinjaman” dari Tuhan yang sewaktu-waktu bisa diambil kembali oleh-Nya. Mari kita memandang dan memaknai hidup dengan cara baru agar tidak masuk ke jebakan kehidupan yang merugikan.

Selamat menjalani kehidupan yang terbaik.

No. GM :
617221076
ISBN :
978-602-03-6642-5
Price :
Rp 75,000
Total Pages :
226 pages
Size :
14x21cm
Published :
24 July 2017
Format :
Softcover
Category :
Self-Improvement
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Heru K. Wibawa

Heru Kustriyadi Wibawa dilahirkan di Yogyakarta dan lulus dari Fakultas Teknik Jurusan Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada pada tahun 1991. Ia melanjutkan studi di University of Stirling dan memperoleh beasiswa Chevening Award untuk program Master of Science in Banking and Finance pada tahun 1997.

Pengalaman hidupnya mengajarkan banyak arti dan makna hidup bagi diri dan sesamanya. Dia melihat perjalanan hidupnya yang unik, beserta segala lika-likunya, sebagai perjalanan panjang yang masih harus ditempuhnya untuk membentuk dan memurnikan diri.

Ketika menjadi anggota Polri, ia mengembangkan pergaulan dan pengetahuan melalui berbagai seminar, penulisan buku, penelitian, serta telaahan staf bagi institusi Polri yang dicintainya. Buah pikiran dan tulisannya menjadi bagian tak terpisahkan dari proses kemandirian dan reformasi Polri. Ia tergabung dalam Pasukan Perdamaian Garuda XIV-13 dan bertugas di Bosnia Herzegovina pada tahun 1999 hingga 2000, yang semakin menambah kekayaan batin dan jiwanya.

Pada akhirnya ia memutuskan meninggalkan pangkat Ajun Komisaris Polisi dan mengembangkan karier di dunia entrepreneurship melalui Transformasi Security, Trans Handwriting Institute, Bakmi Jogja Mbak Titut, Trans Bumi Asia Cikarang, Mangunan Resor, History Furniture, Dansel Food, dan masih banyak lagi. Ia juga mengajar di berbagai lembaga pendidikan, terlibat dalam berbagai kegiatan sosial keagamaan dan pembinaan masyarakat, serta terus menulis di sela-sela kesibukannya.

Misi hidupnya adalah menjadi diri sendiri dan kembali pada panggilan kemanusiaan dari Sang Khalik. Ia mengkhususkan diri mendidik masyarakat Indonesia, yang baginya telah terlalu lama
salah didik dan salah urus. Ia lebih banyak menyebut dirinya sebagai seseorang yang berangkat dari tanah dan debu, keringat, darah, serta air mata, dan tidak dari awang-awang.

Sejak muda ia terbiasa mendampingi pemuda, keluarga, dan masyarakat, hingga memudahkannya memasuki dan memfasilitasi pendampingan untuk proses pembelajaran di Indonesia.

Kini ia tinggal di Pamulang dan Yogyakarta beserta istrinya, Hasti Tutwuri Handayani, dan kedua anaknya, Mega Ayu Mustika Pradani dan Handito Pramukya Daniswara. Anda bisa menghubunginya melalui e-mail: herukwibawa@yahoo.com.