Anak Kantoran: Perjalanan Memaknai Hidup Dewasa Muda di Dunia Kerja

Anak Kantoran: Perjalanan Memaknai Hidup Dewasa Muda di Dunia Kerja

Author: Samuel Ray

Category: Self-Improvement, Lomba Ulasan Sewindu Bincang Buku

Rata-rata pekerja menghabiskan waktu 8 jam per hari di kantor—belum termasuk waktu pulang-pergi ke kantor dan saat harus lembur. Dari 24 jam yang kita miliki per hari, setidaknya sepertiganya kita persembahkan untuk kantor tercinta. Eh sebentar, apakah kita benar-benar mencintai kantor kita?

Bagaimana kalau tidak cinta? Salahkah? Bagaimana kalau cinta, tapi tak kunjung dipromosi? Bagaimana menghadapi atasan yang galak di kantor? Bagaimana kalau sudah lama bekerja, tapi gaji segitu-segitu saja? Culture kantor itu maksudnya apa, dan bagaimana menghadapinya? Kalau sudah ingin resign, sebenarnya bisa nggak sih perusahaan menahan kita? Apa sebenarnya tujuan akhir dari semua ini?

Samuel, HRD yang dikenal di dunia maya sebagai “Ko Sam” di akun @srl789, berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut tanpa terdengar “HRD banget”. Di buku keduanya ini, Samuel seakan melanjutkan percakapan yang belum selesai di buku Lagi Probation: “Oke, saya sudah dapat kerjaan. Lantas, bagaimana saya dapat bertahan hidup di kantor yang ternyata tak seindah jualan recruiter di job fair?”

Baca buku ini, dan kamu akan menemukan jawabannya.

“A wonderful read about navigating work and career! I love how Sam encourages readers to find and fight for their passions through pragmatic and practical lenses.” –Maudy Ayunda, Educator, Creator, Investor

“Paket lengkap: balance antara teori dan tips praktis, antara menjadi realistis dan bijaksana dalam mengelola apa yang harusnya dijaga ‘di dalam’. Andai saja buku ini ada waktu saya memulai karier di kantor.–Puty Puar, Penulis, Ilustrator, founder Buibu Baca Buku Book Club

No. GM :
623221055
ISBN :
978-602-06-7342-4
Price :
Rp 120,000
Total Pages :
280 pages
Size :
13,5 X 20 cm
Published :
08 November 2023
Format :
Soft Cover
Category :
Self-Improvement , Lomba Ulasan Sewindu Bincang Buku
Candy Baekki
Candy Baekki
1 year ago
Buku Anak Kantoran adalah panduan praktis yang relevan bagi siapa saja yang baru memasuki dunia kerja, terutama anak muda yang sedang memulai karier di kantor. Buku ini membahas berbagai aspek penting dunia kerja, mulai dari strategi menjadi karyawan yang produktif, cara menentukan prioritas kerja, memahami politik kantor, hingga mengambil kendali atas perjalanan karier.

Samuel Ray, dengan pengalamannya sebagai HR, memberikan wawasan yang mendalam dan tips-tips praktis untuk menghadapi tantangan di tempat kerja. Tidak hanya sekadar teori, buku ini juga menawarkan solusi nyata yang aplikatif, menjadikannya pedoman berharga untuk pembaca.

Hal yang membuat buku ini menonjol adalah gaya bahasanya yang santai dan mudah dipahami. Tanpa terkesan kaku, Samuel Ray mampu menjelaskan konsep-konsep kompleks dengan cara yang ringan, sehingga pembaca merasa seperti sedang mendengarkan nasihat dari seorang mentor.

Buku ini sangat direkomendasikan bagi siapa saja yang ingin lebih siap menghadapi dunia kerja, terutama sebelum melamar pekerjaan. Dengan membaca Anak Kantoran, pembaca dapat memahami cara bertahan dan berkembang di lingkungan kerja yang dinamis.

Kesimpulan:
Buku ini bukan sekadar buku motivasi, melainkan panduan praktis yang bisa menjadi bekal penting bagi setiap individu yang ingin sukses di dunia kerja. Dengan isi yang lengkap dan gaya penulisan yang santai, buku ini cocok untuk pembaca yang mencari panduan karier yang relevan dan mudah diterapkan.
Anastasya Prizka
Anastasya Prizka
1 year ago
"Keberhasilan di kantor bukan segalanya, yang penting diseimbangkan dengan kedamaian untuk 'makan enak dan tidur nyenyak', karena kita hidup tidak untuk bekerja saja." (hal. 98)

Samuel Ray, penulis buku Anak Kantoran ini dulunya seorang HRD dengan karya sebelumnya yang berjudul Lagi Probation. Dari buku itu hingga kini dalam konten-kontennya di media sosial, Ko Sam-sebutan akrabnya, selalu membicarakan seputar dunia kerja. Ditambah lagi dengan topik mengenai keuangan dan menjadi penggiat tren hidup hemat alias Frugal Living. Bersama istrinya, Claudia, Ko Sam juga membangun kanal Youtube membahas keuangan dan hidup berumahtangga.

Buku Anak Kantoran berjumlah 280 halaman ini terdiri dari 8 bab. Dengan ilustrasi kover yang eye-catching dengan dominan warna biru dan putih, beserta judulnya yang jelas tepat sasaran (dipertegas dengan gambar pencari kerja yang menunggu transportasi di jalan) dapat menarik perhatianku yang adalah seorang karyawan biasa.

Bab awal, Ko Sam menceritakan bahwa ia menetapkan tujuannya untuk bekerja sehingga tahu bidang apa yang akan digeluti. Setelah itu ia memperjuangkan mimpinya dengan menganalisis diri menggunakan metode SWOT (Strengths-kekuatan, Weaknesses-kelemahan, Opportunities-kesempatan dan Threats-ancaman). Ko Sam juga mengamati orang sukses dengan posisi impiannya, lalu merumuskan metode mencapai tujuan dengan SMART (Specific-spesifik, Measurable-cara mengukurnya, Achievable-masuk akal bisa tercapai, Realistic-realistis dan Timely-ada tenggat waktu). Hebatnya lagi Ko Sam berpikir kapan saja bisa merevisi metodenya karena terkadang ada kejutan tak terduga dalam hidup.

Bab kedua berisikan pengalaman Ko Sam di hari pertamanya masuk kantor pada tahun 2011. Kemudian ia menjelaskan hal-hal yang bisa kita perhatikan selama tiga bulan pertama bekerja. Bab ketiga mengenai cara ia beradaptasi di kantor. Ko Sam memberikan pemaparan tentang jenis-jenis budaya kerja dan istilah "membaca isi perut" yang menambah pemahaman. Sedangkan di bab empat, Ko Sam menulis tentang proses pemindahan kerjanya ke tempat yang baru.

Bab lima membahas quarter life crisis dalam pekerjaan, sementara bab enam Ko Sam membahas pokok-pokok kebahagiaan orang dengan passion, kendali, uang dan rasa syukur. Uniknya di bab tujuh, Ko Sam berkolaborasi dengan tim akun medsos @hrdbacot dalam memberikan pencerahan tentang apa, kapan dan caranya untuk keluar dari perusahaan. Ko Sam juga memberitahu bahwa dirinya telah bekerja di 8 perusahaan berbeda, sehingga relevan dengan tips resign yang ia berikan. Mantap sekali.

Seperti biasa pada bab terakhir dari buku non fiksi, ada kesimpulan yang Ko Sam buat yaitu agar hidup dengan memiliki rasa cukup. Dengan bahasa yang kekinian dan mudah dicerna, aku hanya membutuhkan tiga hari di weekdays untuk menamatkan buku Anak Kantoran ini. Begitu minim typo sehingga sangat nyaman dibaca.

Walau begitu, bahasannya banyak yang Ko Sam telah berikan di berbagai akun medsos. Selain itu, akan lebih baik jika nanti ketika dicetak lagi, Ko Sam bisa menambah poin-poin yang lebih mendalam. Misalnya cara mengatur keuangan setelah gajian atau bagaimana mengatur budget bulanan juga memisahkan kebutuhan dan keinginan. Buku ini sangat cocok untuk pekerja kantoran, atau bahkan yang belum kerja sebagai referensi, atau sudah pernah kerja tapi memilih untuk resign dan beralih profesi (pengusaha atau mengurus rumah-tangga).
Putri Wulan Anjeli Siregar
Putri Wulan Anjeli Siregar
1 year ago
Buku Anak Kantoran karya Samuel Ray ini bisa jadi pedoman bagi anak muda yang baru memulai karier di tempat kerja. Buku ini lengkap banget isinya membahas mulai Dari strategi, prioritas karyawan, politik di kantor hingga cara mengambil kendali karier. Tidak hanya itu, pengalaman penulisnya sebagai HR memberikan tips seputar cara menghadap tantangan di tempat kerja. Cocok banget nih buku untuk dibaca sebelum apply kerja Dan gaya bahasa tulisannya juga santai alias mudah dimengerti.
Fahri Rasihan
Fahri Rasihan
1 year ago
Tidak hanya memberikan tips dan strategi seputar dunia kerja, buku ini juga bahkan memberikan ???????????????????????????? terkait kebahagiaan yang tidak melulu harus didapatkan dalam pekerjaan. Tak ketinggalan, Samuel Ray pun turut menyertakan pembahasan terkait cara ???????????????????????? yang baik dan benar, karena dunia anak kantoran berpeluang untuk berpindah tempat kerja mengingat jenjang karier yang harus dipikirkan.

Salah satu pembahasan yang menarik adalah terkait promosi yang kerap disalahartikan oleh sebagian besar karyawan kantoran. Di mana kita selalu menunjukkan performa kerja yang baik dengan jam kerja yang ekstra agar diganjar promosi oleh perusahaan. Akan tetapi, tidak semua perusahaan dapat melihat usaha dan kerja keras kita, sehingga promosi pun hanya sekadar angan-angan belaka yang tertunda hingga bertahun-tahun. Oleh karena itu, jangan takut untuk meminta promosi secara langsung pada bos atau atasan.

Namun, patut diingat pula, kita mesti memiliki kualitas yang layak untuk mendapatkan promosi. Tak hanya itu, pastikan juga performa kita selama bekerja haruslah baik dan terlihat. Aturan promosi di tempat bekerja pun harus dipahami dan dipelajari terlebih dahulu. Apakah ada target tertentu yang harus dicapai jika ingin mendapatkan promosi atau justru tidak ada aturan yang jelas tentang ini. Jika memang kans untuk dipromosikan terlihat kecil atau bahkan tidak mungkin, maka merencanakan untuk pindah ke perusahaan lain layak untuk dipertimbangkan.


Pembahasan menarik lainnya dari buku ini yang tidak hanya bermanfaat bagi karyawan kantoran saja, tapi juga bisa berguna bagi siapa saja adalah mengenai kebahagiaan. Di mana banyak anak kantoran yang mengejar ???????????????????????????? mereka demi membuktikan diri pada banyak orang. Nyatanya, pembuktian yang berusaha dikejar tersebut justru malah memancing ketidakbahagiaan. Maka diperlukan perubahan ???????????????????????????? yang tepat untuk dapat mengejar ???????????????????????????? secara sehat. Salah satu hal yang tidak bisa dipungkiri dapat memberikan kebahagiaan adalah uang.

Namun, uang pun hanya mampu memberikan kebahagiaan dalam batas tertentu saja, sehingga rasa syukur merupakan pelengkap yang mampu membuat hidup ini terasa jauh lebih layak untuk dinikmati. Rasa syukur adalah kunci untuk menghadapi segala situasi dalam kehidupan yang tidak selalu memberikan kenyamanan. Masalah akan selalu menjadi teman hidup sepanjang usia, sehingga dibutuhkan pegangan yang tepat untuk memandang itu semua dengan rasa syukur.

Secara keseluruhan, Anak Kantoran merupakan paket lengkap yang tidak hanya memberi teori, tapi juga terdapat tips yang dapat membantu siapa saja dalam menghadapi dunia kerja. Pengalaman Samuel Ray sebagai HR tidak perlu diragukan lagi karena setiap detail penjelasannya selalu terasa ????????????????????????????????????????. Bahkan, meskipun saya sendiri bukanlah anak kantoran, tapi buku ini masih sangat nyaman dan enak untuk dinikmati. Pembahasannya tidak hanya diperuntukkan untuk anak kantoran saja, tapi siapa pun bisa mendapatkan pencerahan dari materi yang dijelaskan.

Gaya tulisannya yang terasa dekat, nyaman dan sederhana, disempurnakan dengan ???????????????????????? bukunya yang menarik karena turut menghadirkan ilustrasi menggemaskan di beberapa bagian pembahasan. Satu hal lagi yang menjadikan ???????????????? ???????????????????????????????? sangat layak dibaca adalah dengan disisipkannya beberapa wawancara dan pengalaman terkait dunia kerja yang tentunya isinya "daging" semua. Buku ini akan sangat cocok dibaca oleh siapa saja, khususnya dewasa muda yang tengah mencoba memulai perjalanan di dunia kerja.
Tessa Lonika Limbong
Tessa Lonika Limbong
1 year ago
*Tunjuk tangan siapa yang baru lulus kuliah dan lagi semangat-semangatnya nyebar application dan CV-nya ke perusahaan-perusahaan yang lagi buka Loker. Kalo kalian tunjuk tangan, kalian WAJIB BANGET baca Buku Anak Kantoran yang di tulis oleh Ko Sam ini. Aku sendiri tahu Ko Sam sejak Ko Sam diundang ke acara Podcast tentang Keuangan sama Kak Maudy Ayunda, dan Ko Sam ini udah mencapai Financial Freedomnya di usia 30-an.
*Buku ini tuh menceritakan perjalanan KARIR Ko Sam sejak lulus kuliah di salah satu Universitas di Jepang, cita-cita Ko Sam itu ingin menjadi HR yang bisa bagi banyak pengetahuan ke orang lain. Kita bakal membaca cerita pekerjaan pertama Ko Sam di sebuah bank (iya bank). Dan Ko Sam nggak langsung mendapatkan kerjaan yang bagus. Diawali dengan menjadi staf admin di sebuah bank, Ko Sam memulai perjalanan karirnya.
*Aku juga merasakan hal yang sama dengan Ko Sam, saat lulus rasanya pengen langsung bisa  meraih mimpi-mimpi yang kita rencanakan. Dan aku juga bener-bener IDEALIS di pekerjaan pertamaku. Sampai aku belajar bahwa di dunia kerja IDEALIS itu harus bisa "di kondisikan".
*Buku ini juga menjelaskan tentang TIPS-TIPS SOAL DUNIA KERJA. Buat kalian yang masih pemula dalam dunia kerja dan nggak punya banyak orang untuk bertanya. (Aku juga dulu seperti ini, nggak punya sosok yang bisa aku tanyakan gimana baiknya di dunia kerja). Nah buku ini tuh detail banget menjelaskan seputar dunia kerja. Apa yang harus disiapkan ketika Masuk kerja hari pertama, pakaian apa yang sebaiknya digunakan, adaptasi seperti apa yang harus kita lakukan bahkan sampai ke administrasi yang harus diurus dan kita tanyakan ke bagian HRD perusahaan.
*Dijelaskan juga gimana pentingnya networking dalam dunia kerja. Dengan banyaknya relasi yang kita kenal, tentunya akan lebih mudah bagi kita mendapatkan banyak informasi. Oh ya , gaya nulisnya Ko Sam ini juga aku suka, soalnya nggsk terkesan menggurui, malah aku merasakan seperti Ko Sam itu  lagi ngobrol santai dengan kita.
*Selain membahas sudut pandang dari Ko Sam, Ko Sam juga menyelipkan nih wawancara dengan orang-orang yang inspiratif terkait dengan topik yang dibahas (bahkan salah satu bos Ko Sam sendiri).
*Tips-tips dari Ko Sam ini WORTH IT TO TRY banget di dunia kerja. Karena menurutku tipsnya OKE BANGET apalagi itu berdasarkan pengalaman pribadinya sendiri. Walaupun aku menekuni karir yang berbeda habitat dengan yang Ko Sam lalui (aku di pemerintahan dan Ko Sam di swasta), tapi menurutku apa yang ditulis sama Ko Sam bakalan banyak bantu temen-temen yang ada di industri swasta. Tapi bukan berarti di pemerintahan nggak cocok ya, karena tetap ada beberapa poin yang bisa diterapkan terutama tentang adaptasi dunia kerja.
*Dan bukan hanya membahas tentang KARIR aja, Ko Sam juga membahas tentang "QUARTER LIFE CRISIS", ya Quarter Life Crisis memang selalu berkaitan tentang dunia kerja. Karena di usia segitu, kita pasti sedang mencoba mencari apa pekerjaan yang ingi kita lakukan dan bertanya pada diri sendiri apakah kita bakalan  MAU melakukan pekerjaan itu dalam waktu yang panjang atau lebih suka berpindah-pindah pekerjaan. Belum lagi melihat teman-teman seangkatan dengan karir yang bagi kita lebih SUKSES, sedikit banyak membuat kita goyah dan mulai kehilangan identitas. Dan mencari lagi identitas tersebut dengan cara apapun untuk mendapat KARIR yang lebih baik.Menariknya Quarter Life Crisis bukan hanya terjadi saat usia 20-an, kehilangan identitas bisa sering terjadi jika kita lupa konsep bersyukur.
*Yang nggak aku duga ada juga PEMBAHASAN tentang RESIGN. Kalian juga pasti nggak nyangka kan. Kirain buku ini bakalan menuntun kita sampe jadi anak kantoran yang sukses (misalnya diangkat jadi CEO gitu) tapi justru disini letak uniknya. Di bagian ini, kita bakalan dikasih tahu gimana caranya resign (walaupun banyak yang udah tahu), hal-hal apa aja yang harus disiapkan baik PRA dan PASCA dan yang paling penting memikirkan dengan matang keputusan itu.
*Part paling GONG-nya adalah apa yang menjadi ENDGAME kalian dalam hidup ini, apakah uang atau jabatan? dan bagaimana kita memaknai uang. Pertanyaan dari Ko Sam, apakah kamu rela menukar waktumu dengan uang. Ko Sam kasih tahu juga untuk hati-hati dalam memaknai hidup. Hati-hati mengejar "arti". Karena bisa jadi itu bukanlah "MAKNA" yang kamu cari. Bisa jadi itu adalah makna hidup yang orang lain inginkan dalam hidupmu atau makna hidup hasil perasaan insecure kita.
*Kesimpulannya, aku nggak bosen-bosen untuk bilang bahawa buku ini worth to try to read. Kalian nggak akan bosan, banyak dapat insight menarik, dan tips-tips yang mungkin kalian perlukan. Selamat berjuang, para Anak Kantoran. Oh ya, untuk buku ini aku kasih bintang 5.