Kumpulan Budak Setan (2025)

Kumpulan Budak Setan (2025)

Author: Eka Kurniawan, Intan Paramaditha, Ugoran Prasad

Category: Short Stories

Ternyata darah tidak semerah yang kubayangkan. Darah lebih gelap daripada merah. Merah itu warna bendera dan darah tidak berwarna seperti bendera. (“Jimat Sero”, Eka Kurniawan)

Adakah yang lebih mengerikan dari setan yang berkata benar? (“Si Manis dan Lelaki Ketujuh”, Intan Paramaditha)

Orang-orang lebih suka percaya pada apa yang tidak bisa mereka buktikan. (“Penjaga Bioskop”, Ugoran Prasad)

***

Kumpulan Budak Setan, kompilasi cerita horor Eka Kurniawan, Intan Paramaditha, dan Ugoran Prasad, adalah proyek membaca ulang karya-karya Abdullah Harahap, penulis horor populer yang produktif di era 1970-1980-an. Dua belas cerpen di dalamnya mengolah tema-tema khas seperti balas dendam, seks, pembunuhan, serta motif-motif berupa setan, arwah penasaran, obyek gaib (jimat, topeng, susuk), dan manusia jadi-jadian. Dalam Kata Pengantar yang berjudul “Para Budak yang Penasaran”, tiga penulis menyatakan bahwa horor tak melulu soal hantu, tetapi ruang liyan yang menciptakan kemungkinan runtuhnya ”realitas” yang seharusnya, tatanan yang kita percaya. Horor beroperasi tak hanya dalam cerita setan, tapi juga dalam retorika politik (misalnya saja penggunaan moda horor dalam film sejarah Pengkhianatan G30S, atau, di tataran global, narasi seputar peristiwa 9/11), maupun hubungan personal dan sosial yang sepintas lalu tak berbahaya.

No. GM :
625202025
ISBN :
978–602-03-3364-9
Price :
Rp 99,000
Total Pages :
192 pages
Size :
13,5 x 20 cm
Published :
03 December 2025
Format :
Soft Cover
Category :
Short Stories
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Eka Kurniawan

Eka Kurniawan lahir di Tasikmalaya, 1975. Ia menyelesaikan studi dari Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada, 1999. Menulis novel, cerita pendek, esai, karya-karyanya telah diterjemahkan ke lebih dari 35 bahasa, dan memperoleh beberapa penghargaan. Jurnalnya bisa diikuti di www.ekakurniawan.com.

Intan Paramaditha

Intan Paramaditha hidup berpindah kota dan negara selama lebih dari satu dekade. Ia mendapat gelar doktor dari New York University (2014) dan mengajar Kajian Media & Film di Macquarie University, Sydney. Karya fiksinya adalah kumpulan cerpen Sihir Perempuan, nominasi pendek Khatulistiwa Literary Award 2005; Kumpulan Budak Setan, proyek kumpulan cerita horor bersama Eka Kurniawan dan
Ugoran Prasad (2010); serta naskah pertunjukan teater Goyang Penasaran (Teater Garasi, 2011-2013). Ia memenangkan penghargaan cerpen terbaik Kompas tahun 2013, dan beberapa karyanya telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dan Jerman. Antologi cerpennya dalam Bahasa Inggris, diterjemahkan oleh Stephen Epstein, akan diterbitkan oleh Brow Books, divisi penerbitan majalah sastra The Lifted Brow (2018).

www.intanparamaditha.org
Instagram: @gentayangan.novel.