Men Are from Mars, Women Are from Venus
Author: John Gray, Ph.D
Category: Self-Improvement
Dahulu kala, orang Mars berjumpa dengan orang Venus. Mereka jatuh cinta dan menjalin hubungan yang membahagiakan karena mereka saling menghormati dan menerima perbedaan-perbedaan mereka. Kemudian mereka tiba di Bumi dan mulai menderita amnesia. Mereka lupa bahwa mereka berasal dari planet yang berlainan.
Dengan kiasan ini sebagai ilustrasi pertengkaran yang umum terjadi antara pria dan wanita, Dr. John Gray menjelaskan alasan munculnya perbedaan antara kedua jenis kelamin itu yang mengganggu terciptanya hubungan cinta yang saling melengkapi. Berdasarkan keberhasilannya memberi bimbingan selama bertahun-tahun terhadap pasangan suami istri dan perorangan, ia memberi nasihat mengenai cara mengatasi perbedaan dalam gaya berkomunikasi, kebutuhan emosional, dan perilaku untuk meningkatkan pemahaman yang lebih besar antara masing-masing pasangan.
Men Are from Mars, Women Are from Venus merupakan sarana untuk mengembangkan hubungan yang lebih mendalam dan lebih memuaskan.
.
.
"Bila perasaan-perasaan negatif ditekan, perasaan-perasaan positif juga tertekan, dan cinta pun mati. Menjauhi pertengkaran dan perselisihan memang baik, tapi tidak dengan menekan perasaan-perasaan. (179)
Di buku ini dibahas bagaimana cara kita menyelesaikan konflik dengan pasangan. Dijabarkan secara detail bawaan pria dan wanita, yang bisa jadi kalau tak dipahami dengan baik akan memperuncing konflik. Ada langkah-langkah teknis yang bisa kita lakukan untuk membangun cinta.
.
.
"Tidaklah realistis mengharapkan komunikasi berlangsung mudah sepanjang waktu. Perasaan-perasaan tertentu amat sulit disampaikan tanpa menyakiti hati pendengarnya. (345)
Ada pula bahasan mengenai langkah mengungkapkan hal-hal yg sulit diungkapkan dengan berbicara langsung. Ditutup dengan pembahasan penyembuhan "luka masa lalu" yang tanpa sadar kita penjara lalu keluar di saat kita merasa dicintai oleh pasangan.
Setelah membaca buku tersebut saya langsung memahami kalimat “Lelaki dan perempuan itu berbeda” Semuanya berbeda. Tidak bisa disamaratakan. Ada perbedaan dan fitrah yang dijalani masing-masing. Dengan membaca buku Men Are From Mars, Women Are from Venus, kita bisa belajar caranya merespon, belajar caranya memahami kondisi pasangan/seseorang, belajar untuk bisa membagi “tugas”, belajar memahami hormon masing-masing. Apalagi sekarang banyak sekali konten mendeklarasikan wanita mandiri. Tidak ada yang salah menjadi wanita yang “mandiri”, tetapi tidak ada salahnya juga sebagai wanita kita meminta bantuan kepada lelaki dan saling menghargai satu sama lain.
Setelah selesai membaca buku Men Are from Mars, Women Are from Venus banyak intropeksi, banyak belajar, banyak kagetnya, banyak pusingnya karena di dalam jenjang pendidikan belum pernah diajarkan apa yang ditulis di buku. Walaupun ditulis oleh ahli dan pakarnya, tetapi kalimat/tata bahasa yang digunakan mudah untuk dimengerti. Penjelasannya runtut tidak berbelit.
Buku ini cocok untuk seseorang baik yang sudah menikah, single atau bahkan punya pacar, htsan, backburner dan seseorang yang ingin menjadi lebih baik dalam relationship atau memahami satu sama lain.