Sokrates dalam Tetralogi Plato

Sokrates dalam Tetralogi Plato

Author: Ioanes Rakhmat

Category: Philosophy

Sokrates dilahirkan tahun 469 (atau 470) SM, dan dihukum mati dalam sebuah penjara negara di Atena pada 399 ketika Lakhes menjadi Raja \"Arkhon\" (400-399 SM). Sokrates tidak meninggalkan tulisan apa pun buah tangannya sendiri. Meskipun demikian, gagasan-gagasan Sokrates memberi dampak intelektual besar pada pemikiran Barat melalui karya-karya Plato (dilahirkan di Atena sekitar 428 atau 427 SM, dan wafat 347 SM) dan penulis-penulis lainnya. Bukan hanya gagasan-gagasan Sokrates, tetapi juga nasib Sokrates menarik perhatian Plato.

Bagi Plato, Sokrates adalah wakil dari orang besar di dunia Yunani kuno yang telah dengan tidak adil dijatuhi hukuman mati. Melalui empat karya \"dialog\"-nya yang termasyur, yang biasa disebut tetralogi dan terdiri dari Euthyfro, Apologi, Krito, dan Faedo---dan kini untuk pertama kalinya diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul Sokrates dalam Tetralogi Plato---Plato mengetengahkan dialog Sokrates sebelum dia diadili, pembelaan dirinya ketika dia diadili, percakapannya dengan seorang sahabatnya dalam penjara, dan percakapan terakhirnya dengan beberapa murid dan temannya sebelum dia meminum racun yang merenggut nyawanya. Dalam tetralogi ini, kematian Sokrates digambarkan sebagai kematian seorang ksatria yang gagah berani. Dengan demikian, tulisan-tulisan Plato ini dapat dipandang sebagai martirologi Yunani yang disajikan dari perspektif filosofis.

No. GM :
0
ISBN :
978-979-22-4500-4
Price :
Rp 50,000
Total Pages :
0 pages
Size :
13,5 x 20
Published :
21 April 2009
Format :
Softcover
Category :
Philosophy
Tags
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Ioanes Rakhmat

Ioanes Rakhmat berdomisili di Jakarta. Berpendidikan formal purnasarjana di bidang studi kritis Kitab Suci Perjanjian Baru dan teks-teks kuno ekstrakanonik, dengan mengkhususkan diri pada bidang pengkajian Yesus sejarah (historical Jesus), di samping mendalami bidang-bidang lain seperti filsafat, teologi agama-agama, sosiologi, dan studi kebudayaan. Di samping sejumlah buku terjemahannya yang sudah diterbitkan beberapa penerbit lain, ada dua buku terjemahan karyanya yang diterbitkan PT Gramedia Pustaka Utama: karya John Shelby Spong, Yesus bagi Orang Non-Religius (Jakarta: GPU, 2008); dan karya Sankara Saranam, God Without Religion (Jakarta: GPU, 2009).