The End of American World Order

The End of American World Order

Author: Amitav Acharya

Category: Social Sciences

Era hegemoni Barat telah berakhir. Tatanan internasional liberal pascaperang yang didukung militer AS, keunggulan ekonomi dan ideologis dan didukung oleh lembaga-lembaga global yang melayani kekuatan dan tujuannya, itu semua akan segera berakhir. Namun, apa yang akan menggantikannya?

Dalam edisi kedua The End of American World Order, Amitav Acharya menawarkan jawaban yang tajam untuk pertanyaan mendasar ini. AS akan tetap menjadi kekuatan utama dalam permasalahan dunia, tetapi menurut Acharya, AS telah kehilangan kemampuan membentuk tatanan dunia. Akibatnya, AS akan menjadi salah satu dari sejumlah aktor utama yang membentuk tatanan dunia baru, bersama dengan kekuatan dunia baru, kekuatan regional, dan gabungan antara kekuatan lama dan baru.

Ditulis oleh seorang sarjana hubungan internasional terkemuka dari dunia non-Barat, buku ini merupakan kontribusi besar untuk perdebatan di era pasca-Amerika.

No. GM :
623222017
ISBN :
978-602-06-6459-0
Price :
Rp 204,000
Total Pages :
268 pages
Size :
15 x 23 cm
Published :
09 August 2023
Format :
Soft Cover
Category :
Social Sciences
Jadilah yang pertama untuk mereview buku ini
Amitav Acharya

Amitav Acharya adalah Ketua UNESCO dalam bidang Tantangan dan Tata Kelola Transnasional, dan Distinguished Professor di School of International Service, American University, Washington, DC. Ia juga Ketua ASEAN Studies Initiative di American University. Ia seorang Guru Besar Kehormatan di Rhodes University, Afrika Selatan. Sebelumnya, ia mengajar di York University, Toronto, University of Bristol, dan Nanyang Technological University, Singapura. Ia pernah ditunjuk mewakili Boeing Company untuk kajian Hubungan Internasional di Schwarzman Scholars Program di Universitas Tsinghua pada 2016-2018 dan terpilih untuk menerima Christensen Fellowship di Oxford. Beberapa karya besarnya tentang Asia Tenggara adalah Constructing a Security Community in Southeast Asia: ASEAN and the Problems of Regional Order (edisi ketiga, 2014). The Making of Southeast Asia (2013), Whose Ideas Matter?: Agency and Power in Asian Regionalism (2009), dan East of India, South of China: Sino-Indian Encounters in Southeast Asia (2017). Ia cendekiawan non-Barat pertama yang terpilih sebagai Ketua International Studies Association (ISA), jejaring cendekiawan global paling disegani dan berpengaruh dalam bidang Hubungan Internasional. Ia juga penerima dua Distinguished Scholar Awards dari ISA untuk kecendekiawanan dan kontribusinya dalam teori hubungan internasional di Global South (2015) dan kajian organisasi internasional dan tata kelola global (2018).